Lepas Relawan PAC, Wagub Target 10 Kelurahan Kota Jayapura Masuk Zona Hijau Releasing PAC Volunteers, Deputy Governor Target 10 Kelurahan Jayapura City Entering the Green Zone
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengharapkan kehadiran Pemuda Anti Corona (PAC) di masing-masing kelurahan di Kota Jayapura, dapat menurunkan angka penularan Covid-19. Deputy Governor of Papua Klemen Tinal expects the presence of No-Corona Youth (PAC) in each village in Jayapura City can decrease the Covid-19 transmission rate.
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengharapkan kehadiran Pemuda Anti Corona (PAC) di masing-masing kelurahan di Kota Jayapura, dapat menurunkan angka penularan Covid-19.
Ia pun menargetkan 10 dari 25 kelurahan di Kota Jayapura yang kini masuk zona merah, berubah menjadi hijau dalam dua kali masa inkubasi atau dalam 28 hari kedepan.
Hal itu disampaikan Wagub Tinal, usai melepas ribuan relawan PAC, di lapangan Trisila Jayapura, Senin (31/8/2020) petang.
“Relawan PAC ini nantinya akan melakukan sosialisasi pencegahan Covid di masing-masing kelurahannya. Kita harap mereka memulai dari keluarganya lalu ke tetangga sekitar”.
“Harapannya dari 25 kelurahan di Kota Jayapura, dengan adanya PAC ini, 10 (kelurahan) sudah bisa hijau,” terang ia.
Ia katakan, angka penularan Covid di Kota Jayapura cukup tinggi. Namun hal demikian turut dibarengi dengan tingkat kesembuhan yang sangat tinggi pula.
Oleh karenanya, keberadaan relawan PAC didorong mampu membantu tugas Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua. “Sebab para pemuda biasanya lebih agresif lebih interkatif berkomunikasi dengan masyarakat di kelurahannya masing-masing”.
“Hanya kunci utama tetap ada di masyarakat. Bukan di pemerintah, paramedis atau lainnya. Sebab kalau masyarakat sadar dan melakukan protokol kesehatan dengan baik, kami yakin angka penularannya bisa turun,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Klemen katakan keberadaan relawan PAC hanya terfokus di Kota Jayapura. Hal demikian karena Kota Jayapura merupakan daerah dengan penularan tertinggi di Bumi Cenderawasih.
Kendeti demikian, dia berharap daerah lainnya di Papua tak lengah. Tetapi turut melakukan hal serupa untuk menangkal penularan Covid.
Deputy Governor of Papua Klemen Tinal expects the presence of No-Corona Youth (PAC) in each village in Jayapura City can decrease the Covid-19 transmission rate.
He also targeted 10 of the 25 villages in Jayapura that are now in the red zone, turning green in two incubation times or in the next 28 days.
That was conveyed by Deputy Governor Tinal, after releasing thousands of PAC volunteers, in the field of Trisila Jayapura, Monday (August 31, 2020).
"This PAC volunteer will socialize Covid-19 prevention in each of its villages. We hope they will start socializing from their families and then their neighbors. Hopefully from 25 villages in Jayapura City, with this PAC, 10 (villages) have already been green zone," he explained.
He said that the rate of Covid-19 transmission in Jayapura city is quite high. However, this is also accompanied by a very high level of recovery.
Therefore, the existence of PAC volunteers is encouraged to be able to assist Covid-19 Prevention and Handling Task Force in Papua. "Youth are usually more aggressive and more interactive in communicating with the community in their respective villages. The main key remains in society, not in the government, paramedics or others. Because if the public is aware and doing health protocols well, we believe the transmission rate can go down," he said.
On that occasion, Klemen said the existence of PAC volunteers was only focused in Jayapura City because Jayapura city is the area with the highest transmission in Papua. He hoped other areas of Papua would not be caught off guard but it also does the same to prevent Covid-19 transmission.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-