Wagub : Aktivitas Kembali Normal Setelah Warga di Vaksin COVID-19 Deputy Governor : Activities Will Return to Normal After Citizens in COVID-19 Vaccine
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyatakan percaya penuh terhadap vaksin COVID-19 yang sementara diupayakan pemerintah pusat. Papua Deputy Governor Klemen Tinal expressed full confidence in the COVID-19 vaccine that the central government is currently working on.
Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal menyatakan percaya penuh terhadap vaksin COVID-19 yang sementara diupayakan pemerintah pusat.
Ia pun meminta masyarakat tak ragu dengan imunisasi vaksin COVID-19 yang nantinya digalakkan pemerintah pusat, sebab merupakan kunci untuk membuka kembali kehidupan yang normal sebelum pandemi melanda dunia beberapa bulan lalu.
“Vaksin COVID-19 yang nantinya dilakukan pemerintah ini sama seperti imunisasi polio yang dilakukan pada anak-anak. Sehingga jika sudah di vaksin, nantinya kita bebas dan bisa berinteraksi sosial sebagaimana sebelumnya”.
“Dan yang pasti dalam era yang baru, kehidupan era lama (seperti terbatasnya aktivitas akibat pandemi COVID) tidak mungkin kembali, karena sudah berubah (dimana seluruh rakyat sudah aman dari COVID, sebab sudah menerima imunisasi),” terang Wagub Klemen, di Jayapura.
Klemen juga yakin ketika imunisasi COVID-19 dijalankan, tak bakal ada penolakan dari masyarakat Papua. Sebab ia tahu betul bahwa masyarakat bumi cenderawasih tak pernah menolak hal baik yang menyangkut persoalan kesehatan.
“Hal yang menyangkut kesahatan saya kira masyarakat kita tidak menolak (imunisasi COVID-19). Namun sudah tugas dan tanggung jawab pemerintah, provinsi kabupaten kota (untuk ikut mensosialisasi)”.
“Ada perangkat (pemerintahan) yang nanti bertugas menjelaskan pentingnya imunisasi COVID-19 dengan mitra kerjanya. Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, kerukunan keluarga sampai ke tingkat distrik. Saya yakin pasti masyarakat dengan baik menerima vaksinasi ini,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam kunjungan kerjanya di Jayapura, memastikan waktu peredaran vaksin COVID-19 oleh pemerintah pusat, bakal diumumkan sendiri oleh Presiden Jokowi.
Untuk saat ini, sambung dia, pemerintah sedang mencermati pembuatan vaksin serta menyiapkan para termasuk tenaga kesehatan yang terlatih, agar pemberian vaksin dapat berjalan dengan baik dan benar.
Selain itu, pemerintah sedang menunggu izin otoritas penggunaan vaksin secara darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
“Baru setelah ada jaminan dari Balai POM, dan jika memang prosedurnya sudah bisa dikatakan aman dengan data yang akurat maka bisa diedarkan”.
“Tapi sekali lagi kalau sudah diuji coba pada level tiga atau kepada manusia, dan memang sudah terbukti aman, maka kalau persyaratan ini sudah selesai, maka vaksin baru akan diedarkan,” pungkasnya.
Papua Deputy Governor Klemen Tinal expressed full confidence in the COVID-19 vaccine that the central government is currently working on.
He also asked the public not to hesitate with the COVID-19 vaccine immunization that will be encouraged by the central government, because it is the key to reopening a normal life before the pandemic hit the world a few months ago.
"The COVID-19 vaccine that will be carried out by this government is the same as polio immunizations carried out in children. So, if we have got the vaccine, we are free and can interact socially as before".
"And certainly in a new era, the life of the old era (such as limited activities due to the COVID pandemic) is unlikely to return, because it has changed (where all people are safe from COVID, because they have received immunizations)," explained Deputy Governor Klemen, in Jayapura.
Klemen also believes that when COVID-19 immunization is carried out, there will be no rejection from Papuan. Because he knows very well that the Papuan never reject good things that concern health issues.
"The thing that concerns health I think our society does not reject it (COVID-19 immunization). But it is the duty and responsibility of the government, the province of the city district (to participate in socializing)".
"Government will be tasked with explaining the importance of COVID-19 immunization with its partners. Including religious leaders, community leaders, family harmony to the district level. I'm sure people will receive this vaccination," he said.
Meanwhile, Coordinating Minister for Human Development and Culture Muhadjir Effendy during his working visit in Jayapura, confirmed the timing of the distribution of the COVID-19 vaccine by the central government, will be announced by President Jokowi.
For now, he continued, the government is looking at making vaccines and preparing trained health workers, so that the provision of vaccines can run properly and correctly.
In addition, the government is awaiting the permission of the emergency use authorization (EUA) of the Food and Drug Administration (BPOM).
"Only after there is a guarantee from BPOM, and if the procedure can be said to be safe with accurate data then it can be circulated".
“If it has been tested at level three or to humans, and it is already safe, then if this requirement is completed, then a new vaccine will be circulated," he concluded.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-