Politeknik Penerbangan Siap Kerjasama Dengan Pemprov Papua Aviation Polytechnic is ready to cooperate with Papua Provincial Government
Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI), Curug,Tangerang, Banten, membuka kesempatan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua untuk menjalin kerjasama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang penerbangan. Indonesian Aviation Polytechnic (PPI), Curug, Tangerang, Banten, opens the opportunity for the Provincial Government of Papua to establish cooperation in the development of Human Resources (HR) in the field of aviation.
Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI), Curug,Tangerang, Banten, membuka kesempatan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua untuk menjalin kerjasama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang penerbangan.
“Polikteknik Penerbangan Indonesia siap membantu Pemerintah Provinsi Papua untuk mendidik putra-putri terbaik asli Papua dibidang penerbangan. Kami siap bekerja sama dengan Papua,”ujar Plt Direktur PPI Sukarwoto, ST, S.SiT, MM didampingi Ketua Program Studi Teknik Pesawat Lilies Esthi Riyanti,S.SiT,M.T dalam keterangan persnya, di Kantor PPI Banten.
Sukarwoto mengatakan Papua membutuhkan SDM Penerbangan yang cukup banyak karena memiliki kurang leih 300 Bandar Udara (Bandara) dan lapangan terbang.
Oleh karena itu, PPI siap membuka kelas khusus untuk mendidik putra-putri Papua. “Kami siap membuka kelas bagi Papua,”ujarnya.
Dia mengatakan program pendidikan di PPI tak hanya berkosentrasi kepada pilot semata namun juga didukung studi khusus bidang penerbangan.
“Selain pendidikan pilot pesawat dan helikopter, PPI juga siap membantu Pemerintah Papua menyiapkan SDM asli Papua dibidang penerbangan seperti ATC dan teknisi pesawat dan helicopter dan lainnya. Intinya kami siap mendidik putra-putri terbaik asli Papua,” ungkap Sukarwoto.
PPI, lanjut Sukarwoto, adalah Approved Training Organization (ATO) di bawah Kementerian Perhubungan Indonesia dan disetujui oleh Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoprasian Pesawat Udara (DKPPU).
“PPI Curug bertanggung jawab untuk melakukan pendidikan profesional dan pelatihan di bidang penerbangan sipil”.
Ada 10 Program Studi yaitu DIV Penerbang, DIV Teknik Pesawat Udara, DIV Teknik Navigasi Udara, DIV Teknik Listrik Bandara, DIV Lalu Lintas Udara, DIII Teknik Bangunan dan Landasan, DIII Teknik Mekanikal Bandar Udara, DIII Penerangan Aeronautika, DIII Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan DIII Operasi Bandar Udara.
“PPI memiliki fasilitas pendidikan yang sangat lengkap. Kami memiliki laboratorium, simulator, lab bahasa Inggris, Rumah Sakit dan sarana prasana pendukung lainnya,” katanya.
Mantan direktur Politeknik Penerbangan Jayapura itu menambahkan PPI Curug telah kerjasama dengan berbagai meskapai penerbangan nasional sehingga memudahkan lulusan dari poliktenik untuk berkarya di berbagai perusahaan penerbangan.
“PPI juga menjalin kerjasama dengan berbagai meskapai nasional dan Airnav. Sehingga peserta didik dan lulusan dari sini dapat langsung praktek dan berkarya diberbagai perusahaan penerbangan,”tambah Sukarwoto.
Indonesian Aviation Polytechnic (PPI), Curug, Tangerang, Banten, opens the opportunity for the Provincial Government of Papua to establish cooperation in the development of Human Resources (HR) in the field of aviation.
"Indonesian Aviation Polytechnic is ready to help the Papua Provincial Government to educate the best Papuan children in the field of aviation. We are ready to cooperate with Papua," said Acting Director of Indonesian Aviation Polytechnic Sukarwoto, ST, S.SiT, MM accompanied by Head of Aircraft Engineering Study Program Lilies Esthi Riyanti, S.SiT, M.T in his press statement, at Indonesian Aviation Polytechnic of Banten office.
Sukarwoto said Papua needs a considerable amount of Aviation Human Resources because it has less than 300 airports.
Therefore, Indonesian Aviation Polytechnic is ready to open special classes to educate Papuan children. "We are ready to open classes for Papua," he said.
He said the education program in Indonesian Aviation Polytechnic not only concentrates on pilots but also supported special studies in the field of aviation.
"In addition to the education of aircraft and helicopter pilots, Indonesian Aviation Polytechnic is also ready to help the Papuan Government prepare indigenous Papuan human resources in the field of aviation such as ATC and aircraft and helicopter technicians and others. The point is we are ready to educate the best Papuan students,"Said Sukarwoto .
Indonesian Aviation Polytechnic, continued Sukarwoto, is an Approved Training Organization (ATO) under the Indonesian Ministry of Transportation and approved by the Directorate Of Airworthiness And Aircraft Operations.
"Indonesian Aviation Polytechnic of Curug is responsible for conducting professional education and training in the field of civil aviation".
There are 10 Study Programs namely Aviator DIV, Aircraft Engineering DIV, Air Navigation Engineering DIV, Airport Electrical Engineering DIV, Air Traffic DIV, Building and Runway Engineering DIII, Airport Mechanical Engineering DIII, Aeronautical Lighting DIII, Aviation Accident Relief DIII and Airport Operations DIII.
"Indonesian Aviation Polytechnic has very complete educational facilities. We have laboratories, simulators, English labs, hospitals and other supporting facilities," he said.
The former director of Jayapura Aviation Polytechnic added that Indonesian Aviation Polytechnic of Curug has collaborated with various national aviation companies to make it easier for graduates from polytechnic to work in various airlines.
"Indonesian Aviation Polytechnic also cooperates with various national airlines. So that students graduating from here can directly practice and work in various airlines," Sukarwoto added.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-