Buka CdM Meeting II, Gubernur Lukas : Papua Aman Untuk Semua Orang Open CdM Meeting II, Governor Lukas : Papua is safe for everyone
Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan penyelenggaraan PON XX 2021, aman bagi 6.496 atlet maupun ofisial yang akan disebar pada empat klaster, yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika. Papua Governor Lukas Enembe ensured the implementation of National Sports Week XX 2021, safe for 6,496 athletes and officials to be distributed in four clusters, namely in Jayapura City, Jayapura District, Merauke and Mimika.
Gubernur Papua Lukas Enembe memastikan penyelenggaraan PON XX 2021, aman bagi 6.496 atlet maupun ofisial yang akan disebar pada empat klaster, yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika.
Dibantu personel keamanan (TNI/Polri), Lukas optimis penyelenggaraan PON di Papua bakal sukses dan tak bakal ada gangguan keamanan.
“Papua sudah siap jadi tuan rumah yang baik dan siap sukseskan PON. (Empat klaster penyelenggaraan PON) aman bagi semua orang”.
“Saya katakan lagi bahwa Papua ini aman untuk semua orang dan tidak ada persoalan (gangguan keamanan),” terang Gubernur Lukas saat membuka Chef de Mission (CdM) meeting II PON XX 2021, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (07/04/2021) malam.
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengatakan semua peserta CdM Meeting kedua, bakal menjadi bagian dari sejarah yang mensukseskan PON XX tahun 2021 di masa pandemi yang sangat sulit tersebut.
Ia pun yakin dengan tekad dan semangat bersama, pelaksanaan PON di Papua bakal berjalan lancar dan aman
Sementara itu, pelaksanaan PON di Papua mempertandingkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin, 681 nomor pertandingan.
Juga terdapat 6496 Atlet, yang dilaksanakan di 4 klaster penyelenggara, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika
Penunjukan Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021, merupakan anugerah yang sangat besar bagi seluruh rakyat Papua.
Oleh karenanya, Ketua Harian PB PON Papua Yunus Wonda mengajak semua pihak di atas tanah Bumi Cenderawasih, agar ikut mensukseskan pelaksanaan iven empat tahunan itu.
“Sebab momentum ini belum tentu bisa didapatkan dalam generasi Papua saat ini, bahkan generasi 50 tahun mendatang,” ajaknya.
Papua Governor Lukas Enembe ensured the implementation of National Sports Week XX 2021, safe for 6,496 athletes and officials to be distributed in four clusters, namely in Jayapura City, Jayapura District, Merauke and Mimika.
Assisted by security personnel of Indonesian National Armed Forces and Police, Lukas is optimistic that the implementation of National Sports Week in Papua will be successful and there will be no security disruptions.
"Papua is ready to be a good host and ready to succeed in National Sports Week. (Four organizing clusters) are safe for everyone".
"I say again that Papua is safe for everyone and there are no problems (security disturbances)," explained Governor Lukas when opening Chef de Mission (CdM) meeting II of National Sports Week XX 2021, in Sentani, Jayapura District, Wednesday (07/04/2021).
Chairman of Central KONI Lt. Gen. Marciano Norman said all participants of the second CdM Meeting will be part of the history that succeeded National Sports Week XX in 2021 in this pandemic.
He was also convinced that with the determination and spirit together, the implementation of National Sports Week in Papua will run smoothly and safely
Meanwhile, the implementation of National Sports Week in Papua competed in 37 sports, 56 disciplines, 681 match numbers.
There are also 6496 athletes, held in 4 clusters of organizers, namely Jayapura City, Jayapura District, Merauke Regency and Mimika Regency
The appointment of Papua as the host of National Sports Week XX 2021, is a great gift for all Papuans.
Therefore, the Daily Chairman of the National Sports Week Committee Yunus Wonda invited all parties in Papua to participate in the successful implementation of the four-yearly event.
"Because this momentum can not necessarily be obtained in the current generation of Papua, even the next generation in 50 years," he said.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-