Beranda Berita Pemerintahan Gubernur: Pembangunan Papua Harus Selaras dengan Pelestarian Alam
Budaya 129 menit baca

Gubernur: Pembangunan Papua Harus Selaras dengan Pelestarian Alam

Tim Redaksi Pemprov Papua

09 Oct 26 · 429 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

JAYAPURA – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengingatkan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan penghormatan terhadap masyarakat adat. Tanah, hutan, serta sumber daya alam Papua perlu dijaga keberlanjutannya di tengah pelaksanaan pembangunan.

Fakhiri menyampaikan hal tersebut dalam Konferensi III Masyarakat Adat dan Pemuda I Wilayah Mamta–Tabi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (7/10/2026).

Menurut Fakhiri, kemajuan Papua tidak cukup diukur melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan juga harus memperhatikan perlindungan manusia, penghormatan terhadap adat dan budaya, serta keberlanjutan sumber daya alam.

“Masyarakat adat bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi merupakan subjek penting dalam menentukan arah pembangunan di Tanah Papua,” kata Fakhiri.

Ia mengatakan masyarakat adat memiliki peran dalam menjaga nilai budaya dan kelestarian lingkungan. Karena itu, pelibatan masyarakat adat dalam menentukan arah pembangunan perlu mendapat perhatian.

Fakhiri menilai Konferensi Masyarakat Adat dan Pemuda Mamta–Tabi menjadi ruang konsolidasi untuk membahas masa depan Tanah Tabi. Forum tersebut juga diharapkan memperkuat komitmen dalam menjaga hak masyarakat adat dan kelestarian sumber daya alam.

Selain masyarakat adat, Fakhiri menyebut pemuda adat sebagai kekuatan perubahan yang perlu dipersiapkan menghadapi perkembangan zaman. Generasi muda diharapkan tetap menjaga identitas budaya dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap konferensi tersebut menghasilkan rekomendasi dan komitmen yang dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata. Upaya itu diharapkan mendukung pembangunan Papua yang menghormati adat, budaya, lingkungan, hukum, dan nilai persaudaraan.

Fakhiri mengatakan pendekatan tersebut sejalan dengan visi Papua CERAH, yakni Cerdas, Sejahtera, dan Harmonis. Visi tersebut menjadi arah pembangunan Papua dengan tetap memperhatikan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat. ***

Tentang Penulis

PakChris

Pencarian