Pemprov Papua Kembali Buka Stadion Lukas Enembe Papua Provincial Government Reopens Lukas Enembe Stadium
JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) kembali membuka Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, untuk umum setelah sempat ditutup menyusul insiden keributan pada Mei 2026. JAYAPURA – The Papua Provincial Government, through the Papua Youth and Sports Office, has reopened Lukas Enembe Stadium in Kampung Harapan, Jayapura Regency, to the public after it was temporarily closed following unrest in May 2026.
Pembukaan kembali stadion tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga di Papua. Stadion Lukas Enembe juga dijadwalkan kembali menjadi kandang Persipura Jayapura dalam pertandingan yang berlangsung November mendatang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disorda Papua, Laurens Wantik, mengatakan penggunaan stadion untuk pertandingan Persipura masih dilakukan dengan sejumlah pembatasan.
Karena itu, pihaknya meminta seluruh suporter dan masyarakat mendukung kebijakan tersebut dengan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.
“Jadi November itu Persipura sudah main di Stadion Lukas Enembe, namun dengan catatan terbatas. Syaratnya hanya dua tribun utara dan selatan yang digunakan. Masyarakat harus berjiwa besar menerima itu. Kalau memang sayang Persipura ini tumbuh, ya harus ikuti arahan, tidak boleh melawan,” kata Laurens, Jumat (23/10).
Untuk mengantisipasi terulangnya insiden keributan, Disorda Papua juga mengusulkan agar tidak ada kegiatan nonton bareng menggunakan layar di sekitar kawasan stadion.
Selain itu, akses masuk penonton akan diberlakukan secara ketat. Hanya masyarakat yang memiliki tiket resmi yang diperbolehkan masuk ke stadion. Jika tiket telah habis terjual, penjualan harus dihentikan dan tidak diperkenankan menambah kuota di luar kapasitas yang ditetapkan.
Laurens menegaskan, pengamanan di kawasan stadion juga akan diperkuat untuk memastikan seluruh ketentuan dapat berjalan dengan baik. Langkah ini dilakukan agar pertandingan berlangsung aman sekaligus memberikan kenyamanan bagi pemain, suporter, dan masyarakat.
Tidak hanya Stadion Lukas Enembe, sejumlah fasilitas olahraga lainnya juga telah kembali dibuka untuk masyarakat, di antaranya Istora dan lintasan atletik. Pemprov Papua ingin fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, baik untuk pembinaan olahraga maupun kegiatan masyarakat.
Disorda Papua juga menjalin kerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk mengembangkan kegiatan olahraga di kawasan tersebut, termasuk kegiatan otomotif yang sebelumnya belum pernah diselenggarakan di lokasi itu.
Laurens menambahkan, Stadion Lukas Enembe pada prinsipnya juga siap mendukung kebutuhan persiapan Pekan Olahraga Nasional (Prapon). Dengan kembali dibukanya fasilitas olahraga tersebut, Pemprov Papua berharap kawasan olahraga di Kampung Harapan dapat semakin produktif dan menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat.
Pemprov Papua juga mengharapkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga fasilitas olahraga agar tetap aman, tertib, dan dapat digunakan secara berkelanjutan. ***
The reopening is part of the provincial government's efforts to optimize the use of sports facilities in Papua. Lukas Enembe Stadium is also scheduled to serve as Persipura Jayapura's home venue once again for matches in November.
Acting Head of the Papua Youth and Sports Office Laurens Wantik said the stadium's use for Persipura matches would remain subject to several restrictions.
He urged supporters and members of the public to comply with the regulations to ensure safety and comfort during matches.
“Persipura will start playing at Lukas Enembe Stadium in November, but under certain restrictions. Only the north and south stands will be used. The public must be willing to accept these conditions. If they truly care about Persipura's development, they must follow the instructions and not oppose them,” Laurens said on Friday, October 23, 2026.
To prevent similar incidents, the Papua Youth and Sports Office has also proposed banning public screenings on large screens in the area surrounding the stadium.
In addition, spectator access will be strictly controlled. Only individuals with valid tickets will be allowed to enter the stadium. Once all tickets have been sold, sales must stop, and no additional tickets may be issued beyond the approved capacity.
Laurens emphasized that security measures around the stadium would also be strengthened to ensure compliance with the regulations. These measures are intended to maintain safety during matches and provide a secure and comfortable environment for players, supporters, and the public.
Several other sports facilities have also reopened to the public, including the indoor sports arena and the athletics track. The Papua Provincial Government aims to ensure that these facilities are fully utilized for sports development and community activities.
The Papua Youth and Sports Office is also collaborating with the Indonesian Motor Association to develop sporting activities in the area, including motorsport events that have not previously been held at the venue.
Laurens added that Lukas Enembe Stadium is also ready, in principle, to support preparations for the qualifying competitions for the National Sports Week.
With the reopening of these sports facilities, the Papua Provincial Government hopes the Kampung Harapan sports complex will see greater use and become a hub for community sporting activities.
The provincial government also called on the public to help maintain the facilities to ensure they remain safe, well-maintained, and available for long-term use. ***
Tentang Penulis
PakChris