BPS Papua : Angkutan Laut Agustus 2020 Turun 69,26 Persen BPS Papua: Sea Transport Decreased 69.26 Percent in August 2020
Provinsi Papua saat ini masih menerapkan tatanan adaptasi normal baru sehubungan masih berlangsungnya pandemi Covid-19. The Province of Papua is still implementing a new normal adaptation order in light of the ongoing Covid-19 pandemic.
Provinsi Papua saat ini masih menerapkan tatanan adaptasi normal baru sehubungan masih berlangsungnya pandemi Covid-19.
Dengan demikian, jumlah penumpang berangkat dan datang pada bulan Agustus, terhitung lebih sedikit dibanding Juli lalu.
Hal ini di karenakan, terdapat penumpukan penumpang pada Juli lalu, dimana mereka tak dapat berangkat pada bulan Maret hingga Juni.
“Untuk bulan Agustus ada pembatasan penumpang yang naik sehingga jumlah penumpang yang naik lebih kecil dari bulan sebelumnya”.
“Dengan demikian, jumlah penumpang yang berangkat menggunakan angkutan laut dalam negeri pada Agustus 2020 tercatat sebanyak 2.385 orang atau menurun 69,26 persen dibanding Juli 2020 yang sebanyak 7.758 orang,” terang Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Adriana Robaha, di Jayapura, Jumat.
Sementara untuk jumlah penumpang yang datang dengan menggunakan angkutan laut dalam negeri pada Agustus 2020 tercatat sebanyak 1.446 orang yang juga menurun 61,92 persen dibanding Juli 2020 sebanyak 3.797 orang.
“Tercatat ada sebanyak 571 orang yang datang di Pelabuhan Jayapura. Sementara jumlah penumpang yang datang di Pelabuhan Merauke pada Agustus 2020 tercatat sebanyak 875 orang,” kata ia.
Sementara dibandingkan Januari-Agustus 2019, tambah dia, arus debarkasi penumpang pada periode Januari-Agustus 2020 mengalami penurunan sebesar 51,92 persen menjadi 58.927 orang.
“Di Pelabuhan Jayapura, jumlah debarkasi kumulatif turun 50,49 persen dari 103.755 orang pada Januari-Agustus 2019 menjadi 51.374 orang pada Januari-Agustus 2020”.
“Begitu juga di Pelabuhan Merauke, jumlah debarkasi kumulatif mengalami penurunan 59,82 persen menjadi 7.553 orang pada Januari-Agustus 2020 dari 18.800 orang pada Januari-Agustus 2019,” tandasnya.
The Province of Papua is still implementing a new normal adaptation order in light of the ongoing Covid-19 pandemic.
Thus, the number of passengers departing and arriving in August is calculated less than last July.
This is because there was a build-up of passengers last July, where they were unable to depart between March and June.
"For August, there are restrictions on passengers going up so that the number of passengers who board is smaller than the previous month".
"Thus, the number of passengers departing using domestic sea transportation in August 2020 was recorded as 2,385 people or decreased by 69.26 percent compared to July 2020 which was 7,758 people," explained the Head of the Central Bureau of Statistics (BPS) Papua Adriana Robaha, in Jayapura, Friday.
Meanwhile, the number of passengers arriving using domestic sea transportation in August 2020 recorded 1,446 people which also decreased by 61.92 percent compared to July 2020 as many as 3,797 people.
"There are 571 people who came to Jayapura Port. Meanwhile, the number of passengers arriving at Merauke Port in August 2020 was recorded as many as 875 people," he said.
Meanwhile, compared to January-August 2019, he added, the flow of passenger debarkation in the period January-August 2020 decreased by 51.92 percent to 58,927 people.
"At Jayapura Port, the cumulative number of debarkation decreased by 50.49 percent from 103,755 people in January-August 2019 to 51,374 people in January-August 2020".
"As well as at Merauke Port, the cumulative number of debarkation decreased by 59.82 percent to 7,553 people in January-August 2020 from 18,800 in January-August 2019," he said.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-