APBD Keerom 2021 Turun 15,43 Persen, OPD Diminta Kerja Efisien Regional Budget 2021 of Keerom Down 15.43 Percent, Regional Apparatus Organization Asked to Work Efficiently
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Keerom Tahun Anggaran 2021 resmi disahkan DPRD setempat, sebesar 835,536 miliar. Regional Budget (APBD) Keerom Fiscal Year 2021 officially passed by the local parliament, amounting to 835.536 billion.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Keerom Tahun Anggaran 2021 resmi disahkan DPRD setempat, sebesar 835,536 miliar.
Pengesahan dilakukan dalam Penutupan Sidang Paripurna VI, di Kantor DPRD Keerom, Jumat (27/11/2020) petang.
Besaran APBD Keerom tahun depan mengalami penurunan 15,43 persen dlibandingkan APBD Induk 2020 yang nilainya Rp 1,047 triliun.
Dengan adanya penurunan APBD sebesar Rp 161,666 miliar itu, ia menginstruksikan OPD di Keerom agar bekerja lebih efisien yang dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan ke masyarakat.
“Supaya setiap anggaran yang dibelanjakan itu semuanya dibelanjakan secara tepat sasaran dan untuk kepentingan rakyat,” tegas Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Keerom, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM, disela-sela pengesahan APBD Keerom 2021 tersebut.
Kendati demikian, Ridwa memastikan total Pendapatan APBD Keerom 2021 adalah sebesar Rp 885,536 miliar, sedangkan besaran belanja Rp 835,536 miliar. Artinya pada tahun anggaran 2021 ada surplus sebesar Rp 50 miliar
Sementara dari total APBD Rp 835,536 miliar, sebesar Rp 549,468 dialokasikan untuk belanja operasi yang didalamnya termasuk belanja pegawai, belanja bunga, belanja hibah, belanja bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan.
“Sedangkan untuk alokasi belanja modal pada 2021, dianggarkan Rp 152,171 miliar. Selain itu, ada juga alokasi belanja tidak terduga senilai Rp 3 miliar,” kata ia.
Ia kembali mengingatkan kepada semua stakeholder dan masyarakat Keerom, ikut serta menyalurkan hak suaranya pada 9 Desember.
Dengan demikian, para pemilih berhak mengkritisi pembangunan yang dilaksanakan oleh calon pemimpin tersebut.
Regional Budget (APBD) Keerom Fiscal Year 2021 officially passed by the local parliament, amounting to 835.536 billion.
Ratification was carried out in the Closing of plenary session VI, at the Keerom House of Representatives Office, Friday (11/27/2020) evening.
The amount of Keerom Regional Budget next year decreased by 15.43 percent compared to the Parent Budget 2020 which is worth 1.047 trillion IDR.
With the Regional Budget decrease of 161.666 billion IDR, he instructed Regional Apparatus Organization in Keerom to work more efficiently by improving the quality of service to the community.
"So that every budget spent is all spent on target and for the benefit of the people," said the Acting Official of the Regent of Keerom, Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM, on the sidelines of the ratification of Keerom Regional Budget 2021.
Nevertheless, Ridwa ensured that the total revenue of Keerom Regional Budget 2021 was 885.536 billion IDR, while the total expenditure was 835.536 billion IDR. This means that in fiscal year 2021 there is a surplus of 50 billion IDR
Meanwhile, from the total Regional Budget 835.536 billion IDR, 549,468 IDR was allocated for operating expenditures which included employee spending, interest expenditure, grant spending, social assistance spending and financial assistance expenditures.
"As for the allocation of capital expenditure in 2021, it is estimated at 152.171 billion IDR. In addition, there is also an unexpected spending allocation of 3 billion IDR," he said.
He again reminded all stakeholders and the community of Keerom, participated in distributing voting rights on December 9.
Thus, voters have the right to criticize the development carried out by the prospective leader.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-