Gerakan Pace Juara Untuk Minimalisir Disparitas Harga di Papua “Pace Juara” Movement to Minimize Price Disparity in Papua
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua beserta instansi vertikal dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mencanangkan gerakan Pengendalian Cepat menuju Papua Satu Harga (Pace Juara), Kamis (25/02/2021), di Jayapura. The Papua Province Regional Inflation Control Team (TPID) along with vertical agencies and the Regional Apparatus Work Unit (SKPD) launched a Quick Control movement towards Papua One Price (Pace Juara), Thursday (25/02/2021), in Jayapura.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua beserta instansi vertikal dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mencanangkan gerakan Pengendalian Cepat menuju Papua Satu Harga (Pace Juara), Kamis (25/02/2021), di Jayapura.
Dihadiri Wakil Gubernur Klemen Tinal, Pace Juara diharapkan menjadi pendorong dalam meminimalisir disparitas harga, baik dari sisi inter maupun intra Papua. Sehingga masyarakat Papua dapat lebih maju dan sejahtera.
“Apalagi, gerakan Pace Juara memiliki fokus stabilisasi harga dan mengurangi disparitas harga melalui empat pilar utama, yaitu, (1) Keterjangkauan harga, (2) Ketersediaan pasokan, (3) Kelancaran distribusi dan (4) Komunikasi efektif (“4K”), disertai dengan sejumlah komitmen tindak lanjut,” terang Wagub Klemen, di sela-sela kegiatan itu.
Klemen pada kesempatan itu, mengapresiasi dukungan terhadap pengendalian inflasi dan penanggulangan disparitas harga di Provinsi Papua, yang digagas tim TPID dengan harapan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten dan kota.
Sebelumnya, pada 25 Februari 2021 lalu, TPID Provinsi Papua beserta Instansi Vertikal, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Asosiasi dan Pelaku Usaha di Provinsi Papua melakukan High Level Meeting (HLM) dan penandatanganan komitmen kesepakatan tindak lanjut TPID Provinsi Papua tahun 2021.
Pelaksanaan HLM dan penandatanganan dipimpin oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Doren Wakerkwa.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Papua dan Papua Barat, Adolf Simanjuntak, turut mendukung program pengendalian inflasi, terutama melalui peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Adolf menekankan bahwa penyaluran kredit untuk UMKM di Papua masih relatif rendah. Sehingga pembiayaan dari Lembaga Keuangan Formal diperlukan bagi UMKM untuk dapat meningkatkan kapasitas produksi dan ekonomi dari UMKM.
“Supaya juga gerakan ini dapat menghasilkan produk dan jasa yang lebih terjangkau,” harapnya.
The Papua Province Regional Inflation Control Team (TPID) along with vertical agencies and the Regional Apparatus Work Unit (SKPD) launched a Quick Control movement towards Papua One Price (Pace Juara), Thursday (25/02/2021), in Jayapura.
Attended by Deputy Governor Klemen Tinal, Pace Juara is expected to be a driver in minimizing price disparity, both from inter and intra Papua sides. So that Papuans can be more advanced and prosperous.
"Moreover, the Pace Juara movement has a focus on stabilizing prices and reducing price disparity through four main pillars, namely, (1) Affordability of prices, (2) Availability of supply, (3) Smooth distribution and (4) Effective communication ("4K"), accompanied by a number of follow-up commitments," explained Deputy Governor Klemen, on the sidelines of the activity.
Klemen on that occasion appreciated the support for inflation control and price disparity in the Papua Province, which was initiated by the TPID team in the hope that it could be followed up by the district and city governments.
Previously, on February 25, 2021, Regional Inflation Control Team of Papua Province along with Vertical Agencies, Regional Apparatus Work Unit, Associations and Businessmen in the Papua Province conducted a High Level Meeting (HLM) and the signing of a follow-up agreement commitment Regional Inflation Control Team of Papua Province in 2021.
The implementation of HLM and the signing was led by the Deputy Governor of the Papua Province, Klemen Tinal, witnessed by the Regional Secretary of the Papua Province, Doren Wakerkwa.
On this occasion, the Head of the Financial Services Authority of Papua and West Papua Province, Adolf Simanjuntak, also supported the inflation control program, especially through increasing the capacity of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs).
Adolf stressed that lending to MSMEs in Papua is still relatively low. Therefore, financing from Formal Financial Institutions is required for MSMEs to be able to increase the production capacity and economy of MSMEs.
"So that this movement can produce more affordable products and services," he hoped.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-