DKP Tertibkan Pedagang di Kawasan PPI Marine Affairs and Fisheries Department disciplines Traders in the PPI Area
Pemerintah Provinsi Papua mengambil langkah tegas menertibkan pedagang di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, Kota Jayapura, Senin pagi. The Papua Provincial Government took decisive steps to discipline traders in the Hamadi Fish Landing Base (PPI) area of Jayapura City on Monday morning.
Pemerintah Provinsi Papua mengambil langkah tegas menertibkan pedagang di kawasan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, Kota Jayapura, Senin pagi.
Penertiban oleh Dinas Kelautan dan Perikanan serta Satpol PP Papua tersebut, menyasar para pedagang sayur yang berjualan di PPI Hamadi.
Dari pantauan wartawan pembongkaran berjalan lancar, dimana sebagian besar pedagang pun secara mandiri membongkar lapak mereka dibantu anggota Satpol PP Papua.
Kepada pers Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Carlos Matuan menyatakan, penertiban berdasarkan instruksi kepala daerah.
Dimana Pemerintah Provinsi Papua berkeinginan mengembalikan fungsi PPI kepada yang semestinya.
“Sebab sudah seharusnya kan PPI ini ditempati pedagang ikan. Namun saat ini yang ada justru ditempati pedagang sayur dan lainnya,” beber Carlos.
Carlos katakan, penertiban yang dilakukan tersebut dilakukan secara persuasif. Dimana sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang, sejak tiga bulan lalu.
“Intinya tidak ada unsur paksaan dalam penertiban ini. Mereka sendiri yang bongkar dan kita hanya datang menyaksikan proses penertiban bahkan membantu mereka,” pungkasnya.
Salah seorang pedagang, Hamzah mengaku pasrah ditertibkan dari PPI Hamadi.
Kendati demikian, ia berharap pemerintah dapat menyiapkan tempat pengganti bagi mereka.
The Papua Provincial Government took decisive steps to discipline traders in the Hamadi Fish Landing Base (PPI) area of Jayapura City on Monday morning.
The regulation by the Marine Affairs and Fisheries Department and Public Order Enforcers of Papua, targeting traders who sell in PPI Hamadi.
By the monitoring of journalists, demolition went smoothly, most traders were independently dismantled their stalls assisted by members of Public Order Enforcers of Papua.
To the press Secretary of the Papua Marine and Fisheries Department, Carlos Matuan stated, the regulation is based on the instructions of the regional head.
The Papua Provincial Government wishes to restore the PPI function to the proper.
"Because it should be PPI occupied by fish traders. But at the moment it is precisely occupied by vegetable traders and others," said Carlos.
Carlos said that the rule was done persuasively. Where previously has been conducting socialization to traders, since three months ago.
"The point is that there is no element of coercion in this order. They are dismantling and we just come to witness the process of ordering and even helping them," he concluded.
One of the traders, Hamzah admitted that he was resigned to being disciplined by PPI Hamadi.
Nevertheless, he hopes the government can prepare a replacement place for them.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-