Beranda Berita Pemerintahan Ketimpangan dan Perlambatan Ekonomi Masih Jadi Tantangan Papua
Ekonomi Daerah 57 menit baca

Ketimpangan dan Perlambatan Ekonomi Masih Jadi Tantangan Papua

Tim Redaksi Pemprov Papua

04 May 26 · 2523 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Kondisi pembangunan Papua menunjukkan perbaikan, namun belum merata di seluruh wilayah. Hal ini menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.

JAYAPURA – Kondisi pembangunan Papua menunjukkan perbaikan, namun belum merata di seluruh wilayah. Hal ini menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah tahun 2027.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan indikator makro seperti IPM dan angka kemiskinan mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

“IPM meningkat dan kemiskinan menurun, tetapi ketimpangan masih menjadi perhatian,” jelasnya.

Ia menyebut kemiskinan masih berada di angka 19,16 persen, sementara ketimpangan tercermin dari gini ratio sebesar 0,397.

"Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi juga mengalami perlambatan dari 5,31 persen pada 2022 menjadi 3,97 persen pada 2025," tambah Fakhiri.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan pemerataan kesejahteraan.

"Karena itu, kebijakan pembangunan ke depan diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan," imbuhnya. ***

Tentang Penulis

Tim Redaksi Pemprov Papua

-

Pencarian