JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dapat tercapai meskipun realisasi penerimaan hingga pertengahan tahun masih terus digenjot.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua, Subhan, mengatakan berbagai langkah dilakukan untuk meningkatkan penerimaan daerah pada semester kedua tahun ini.
“Masih ada waktu pada semester kedua untuk mengejar target yang telah ditetapkan,” ujarnya di Jayapura.
Menurutnya, sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masih menjadi penyumbang utama pendapatan daerah.
Selain itu, program insentif pajak kendaraan yang diberlakukan sejak April 2026 mulai memberikan dampak positif terhadap penerimaan daerah.
Bapenda Papua mencatat penerimaan pajak kendaraan mengalami peningkatan sejak program penghapusan denda dan pemberian potongan pajak diberlakukan.
Subhan menjelaskan target PAD tahun 2026 disusun berdasarkan tren penerimaan yang terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami tetap optimistis target pendapatan daerah tahun ini dapat dicapai melalui berbagai upaya yang sedang berjalan,” katanya.
Pemprov Papua berharap peningkatan kepatuhan wajib pajak serta optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah dapat mendukung pencapaian target PAD tahun 2026. ***