Beranda Berita Pemerintahan PON Papua Untuk Cetak Atlet Bukan Kejar Juara
Lainnya 8 menit baca

PON Papua Untuk Cetak Atlet Bukan Kejar Juara

Tim Redaksi Pemprov Papua

18 Apr 17 · 767 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Bumi Cenderawasih, selain untuk menorehkan sejarah bagi provinsi tertimur di Indonesia ini, lebih khusus ditujukan untuk mencetak atlet baik di tingkat nasional maupun internasional.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Bumi Cenderawasih, selain untuk menorehkan sejarah bagi provinsi tertimur di Indonesia ini, lebih khusus ditujukan untuk mencetak atlet baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara urusan menjadi juara umum dalam pelaksanaan PON 2020, bukan merupakan prioritas utama bagi Papua.

“Saya juga minta jangan dulu kita berpikir untuk bagaimana menjadi juara. Tapi bagaimana kita mempersembahan atlet Papua jadi juara di tingkat nasional dan internasional. Itu saja sudah cukup,”ujar Lukas, dalam rapat bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua, akhir pekan lalu di Jayapura.

Ia khawatir menjadi juara dengan status tuan rumah, justru berpotensi menjadi “boomerang” yang dapat dilontarkan semua pihak, untuk menjatuhkan Papua. 

“Bagi saya, pelaksanaan PON di Papua ini bukan cuma kepentingan mau jadi tuan rumah saja dan juara. Siapa saja bisa jadi juara tapi kita tidak mau dengar karena kepentingan PON lalu Papua (juara) tetapi sudah diatur atau lainnya. Saya tidak mau dengar itu. Saya ingin bagaimana atlet kita mampu berbicara di forum nasional dan internasional”.

“Supaya apa, sehingga kita tidak dianggap jadi juara karena tuan rumah. Intinya yang terutama PON dapat terealisasi dengan baik dan kita bisa mendapat manfaat bangunannya. Meski saya tak menampik jadi juara lebih bagus, tapi sekali lagi intinya kita dapat manfaat bangunan dari PON dan sumbangan atlet berprestasi,” tutur dia.

Gubernur menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya bersama instansi terkait telah bertemu Presiden Jokowi. Dalam pertemuan itu, pihaknya telah melaporkan perkembangan agenda penting PON 2020.

Sementara tindak lanjut dari laporan itu, Jokowwi berkehendak agar Papua menyampaikan draft usulan pembiayaan untuk diajukan menjadi Instruksi Presiden (Inpres) yang bakal menjadi acuan bagi kementerian dan lembaga terkait untuk menunjang pembiayaan.

Usulan pembiayaan ini sebelumnya akan dibicarakan secara khusus dalam rapat terbatas bersama Presiden, kementerian terkait, Pemprov Papua, serta Pemda di tiga klaster.

“Rencananya dalam bulan ini juga kita akan dipanggil untuk rapat kabinet dengan Presiden. Makanya saya harap segera dibuat draft rancangan Inpresnya, sehingga diusulkan kepada pusat. Hanya draftn itu harus sesuai dengan keinginan kita supaya pelaksanaan PON di Papua bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tutup dia.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Humas Pemprov Papua

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.

Pencarian