Satu Tiang Pancang Awali Pembangunan Stadion Papua Bangkit
Tepat pada pukul 16.00 WIT, Senin (12/6) , satu tiang pancang mengawali pembangunan Stadion Papua Bangkit, di Kampung Harapan Kabupaten Jayapura, yang diproyeksikan dapat menampung 40 ribu penonton saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di bumi cenderawasih.
Tepat pada pukul 16.00 WIT, Senin (12/6), satu tiang pancang mengawali pembangunan Stadion Papua Bangkit, di
Kampung Harapan Kabupaten Jayapura, yang diproyeksikan dapat menampung 40 ribu
penonton saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di bumi
cenderawasih.
Penancapan satu tiang pancang ini secara
simbolis dilakukan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda
Papua, Elia Loupatty didampingi Asisten bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri, Kepala
Dinas Olahraga dan Pemuda Yusuf Yambe Yabdi, Kepala Dinas Kominfo Kansana
Salle, Kadis Peternakan Petrus Pasereng, Kepala Biro Tata Pemerintahan Sendius
Wonda, Kadis Ketahanan Pangan Robert Purwoko, serta Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri
Suzana Wanggai.
Disela-sela pencanangan tersebut, Elia
Loupatty memastikan pelaksanaan PON 2020 tetap akan terlaksana di negeri ini.
“Masyarakat Papua tak perlu ragu karena PON akan tetap digelar di Papua”.
“Sementara bila pembangunan stadion ini
rampung, maka selama pelaksanaan PON di Indonesia, belum ada bangunan serupa yang
diadakan dua tahun sebelum dimulainya perhelatan empat tahunan itu. Sehingga
ini akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia,” ucap dia.
Selain pembangunan Stadion Papua Bangkit, ia
pun memastikan pembangunan venue lainnnya bakal rampung tepat waktu sebelum
2020.
Senada disampaikan Kepala Dinas Olahraga dan
Pemuda Yusuf Yambe Yabdi. Ia menuturkan, pembangunan stadion utama yang menelan
biaya sebesar Rp 1.3 triliun akan rampung dalam satu setengah tahun.
Sementara anggaran stadion ini, bakal terdiri
dari dua komponen. Pertama untuk membiayai konsultan dan kedua bidang infrastruktur.
“Yang jelas kontraknya sekitar Rp 1,3 trilun, kemudian
dipotong pajak PPH dan PPN sekitar Rp1 miliar lebih,” kata dia.
Selain pembangunan stadion utama, pihaknya
juga akan membanguan venue kolam renang dan istora Papua atau venue bulutangkis
di lokasi Kampung Harapan.
“Yang jelas untuk pekerjaan konstruski atau pondasi
kita lakukan upaya percepatan dengan bekerja selama 24 jam. Untuk tahap pertama
yang bekerja siang malam. sebanyak 160 orang. Nanti saat nantinya kondisi
aktivitas pekerjaan stadion sudah cukup tinggi, baru kita datangkan lagi
pekerja,” tuntasnya.
Tentang Penulis
Tim Redaksi Humas Pemprov Papua
Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.