Beranda Berita Pemerintahan Disorda Ingatkan Pelaksanaan TC Tak Abaikan NPC
Lainnya 8 menit baca

Disorda Ingatkan Pelaksanaan TC Tak Abaikan NPC

Tim Redaksi Pemprov Papua

03 Jul 18 · 993 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua mengingatkan pihak terkait agar dalam melaksanakan TC Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, tidak mengabaikan atlet National Paralympic Committee (NPC).

Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua mengingatkan pihak terkait agar dalam melaksanakan TC Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020, tidak mengabaikan atlet National Paralympic Committee (NPC).

Hal demikian disampaikan Kepala Disorda Papua Yusuf Yambe Yabdi di Jayapura, kemarin.

“Pusat Pembinaan dan Pelatihan Provinsi (Puslatprov) ini sebenarnya sudah ada dua, yakni Puslatprov untuk cabang olahraga yang ada dibawah naungan KONI dan cabang olahraga dibawa naungan National Paralympic Committee (NPC).”

“Sebab jangan sampai nanti dikhawatirkan hanya ada bentuk TC untuk cabang olahraga yang ada di KONI saja, sementara cabang olahraga NPC ini diabaikan atau tidak bikin. Karena bagaimapun mereka (atlet NPC) juga masuk peserta di PON 2020 pada Paparnas 2020,” terang dia.

Yusuf berharap ada pembentukan semacam dua pihak pelaksana di Puslatprov, dimana KONI yang akan melakukan TC atlet PON 2020 dan satunya lagi untuk atlet NPC. Namun sebaiknya SK Puslatprov tersebut diterbitkan oleh gubernur bukan dengan SK Ketua Umum KONI.

“Supaya nantinya sumber pembiayaan bisa terpisah. Dimana pembiayaan dari KONI untuk Puslatprov itu, yakni dari Ketua Puslatprov dipertanggungjawabkan langsung kepada Gubernur.”

“Karena jika masuk lewat KONI, maka ada pembiayaan organisasi dan pembiayaan TC. Sehingga kita sarankan agar KONI mengurus organisasi saja, sementara yang urus TC adalah Puslatprov,” ucap Yusuf.

Dengan pembagian itu, sambung dia, pemerintah akan lebih gampang untuk membiayai serta dalam meminta pertanggungjawaban menjadi lebih mudah.

“Dan usul kami sebaiknya dipimpin satu kali oleh Brigjen TNI Nyoman Cantiasa selaku Ketua Puslatprov saat ini. Hanya nanti tinggal ditunjuk koordinatornya siapa untuk membantunya dalam urusan TC baik di atlet PON dan NPC. Bahkan sebaiknya harus dari angkatan pula orang yang ditunjuk, mungkin dari TNI atau Polri,” harap dia.

Pada kesempatan itu, dia meminta Ketua (Puslatprov) Papua Brigjen TNI Nyoman Cantiasa untuk segera menyusun struktur organisasi. Selain itu, segera melakkan audiens dengan Penjabat Gubernur terkait penyusunan struktur organisasi Puslatprov serta membicarakan pemusatan latihan bagi atlet untuk PON XX 2020.

Tentang Penulis

Tim Redaksi Humas Pemprov Papua

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Papua bertanggung jawab atas publikasi informasi resmi kegiatan dan kebijakan pemerintahan.

Pencarian