Duta Besar Selandia Baru Kunjungi Pemprov Papua, Bicarakan Program Pembangunan Visit Papua, New Zealand Ambassador Ready To Continue Previous Cooperation
Plt Asisten I Bidang Pemerintah Setda Papua Yohanes Walilo menerima kunjungan Duta Besar Selandia Baru Kevin Jeffery Burnet di kantor Pemerintah Provinsi Papua pada Rabu, 7 Pebruari 2024. New Zealand Ambassador to Indonesia, Kevin Jeffery Burnet held a meeting with the Acting Assistant for Government Affairs of the Papua Regional Secretary, Yohanes Walilo, to discuss the possibility of continuing the work program that had been carried out in previous years.
JAYAPURA - Plt Asisten I Bidang Pemerintah Setda Papua Yohanes Walilo menerima kunjungan Duta Besar Selandia Baru Kevin Jeffery Burnet di kantor Pemerintah Provinsi Papua pada Rabu, 7 Pebruari 2024.
Dalam kunjungan itu Burnet menyampaikan rasa senangnya karena bisa datang mengunjungi Papua kali ini. Dikatakannya dia merasa senang melihat keindahan Papua dan terkesan terhadap Stadion Lukas Enembe yang dia jumpai sepanjang perjalanan dan juga berterimakasih karena diterima dengan baik di Provinsi ini.
Menanggapi hal itu Yohanes Walilo menyampaikan bahwa Stadion Lukas Enembe merupakan stadion kebanggan dan terbaik di Asia, merupakan beberapa hasil Pembangunan yang di bangun pada masa kepemimpinan Alamarhum Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal,” perkembangan Pembangunan Papua 10 tahun terakhir sudah banyak yang dibangun oleh almarhum selain stadion, ada salah satu kebijakan Pembangunan SDM Papua melalui program Bea Siswa Pendidikan didalam dan luar negeri “ kata Walilo. Dikatakan Walilo ada 4 Pilar Pembangunan yang menjadi konsern pemerintah Papua yaitu Pendidikan, Kesehatan Ekonomi dan Infrastruktur.
Dalam perbincangan yang hangat Duta Besar Selandia Baru Kevin Jeffery Burnet juga menyampaikan bahwa ada kesamaan budaya antara Selandia Baru dengan Papua, “senang bisa mendengar langsung tentang hal – hal yang sudah dikerja samakan dan akan ada perkembangan kerjasama yang baru, terimakasih sudah mau menerima kami” kata Burnet. Hubungan bilateral Papua dengan Selandia baru berjalan baik dan program bantuan pembangunan terbesar adalah ke Papua selain di Pasifik. Kami bekerjasama dengan Bappenas juga, walaupun kami tetap dibatasi dengan aturan aturan yang berlaku, tetapi program prioritas kerjasama kita adalah bagian timur termasuk Papua. Selama ini kami memiliki program pembangunan untuk Papua dan ingin kami perbesar dengan melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Provinsi Papua. Setiap 4 tahun akan kami bicarakan kembali dengan topik topik penting lainnya seperti pembangunan masyrakat dan sosial. Dengan segala keterbatasan yang kami miliki kami tetap berharap agar program beasiswa tetap dijalankan, ini sangat menarik dan coba di bicarakan kembali.
“Saya ingin kembali lagi bila diperkenankan, dan saya akan meminta kepala pembangunan di Selandia Baru untuk Kembali, untuk berbicara bagaimana membuat program pembangunan di Papua. Tantangan pembangunan di negara manapun adalah bagaimana mendapatkan mitra pembangunan yang tepat, kita bisa menyiapkan dananya tapi yang lebih penting adalah bagaimana mendapatkan mitranya,itu tantanggannya. Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana Program itu bisa berguna, dan kami punya keahlian itu seperti pertanian dan pendidikan bagi pegawai. Kami juga tertarik untuk program pembangunan perempuan, kami punya pembiayaan untuk itu walaupun tidak besar, dan harapannya bisa dipergunakan, kami akan sangat senang bila bisa berbagi dengan Pemerintah Provinsi Papua” kata Burnet lagi.
Mengakhiri pertemuan, Pemerintah Provinsi Papua yang di wakili oleh Plt Asisten I Bidang Pemerintahan Yahannes Walilo menyampaikan rasa terimakasih dan menyempatakan untuk berfoto Bersama serta memberikan Plakat dari Pemerintah Provinsi Papua yang diterima langsung oleh Duta Besar Selandia Baru Kevin Jeffery Burnet. ***
JAYAPURA - New Zealand Ambassador to Indonesia, Kevin Jeffery Burnet held a meeting with the Acting Assistant for Government Affairs of the Papua Regional Secretary, Yohanes Walilo, to discuss the possibility of continuing the work program that had been carried out in previous years.
"We are happy to meet representatives of the Papua Provincial Government where we get information about Papua's flagship program."
"So we are exploring the possibility of (continuing) cooperation that has been carried out before," explained Ambassador Kevin Burnet to the press, on the sidelines of his visit at the Governor's Office, Soa Siu Street, Dok II, Jayapura City, Wednesday (7/2/2024).
Ambassador Kevin also ensured that his party was ready to encourage cooperation in the field of development widely in Papua. Among them are the provision of scholarships for Papuan students, economic empowerment of Papuan women, increasing the capacity of human resources (civil servants), and access to clean water.
"Indonesia and New Zealand have very good bilateral relations. A major component of cooperation between the two countries is the development program. We are pleased that part of our development program is being carried out in Papua."
"For this reason, we hope that there can be a visit from the Papua Provincial Government to discuss the continuation of our cooperation program in 2024," he hoped.
Assistant of Papua Provincial Government, Yohanes Walilo welcomed the New Zealand Government's offer of cooperation in Cenderawasih Earth. Nevertheless, his party still encourages cooperation, aligned with programs from the Central Government through Bappenas RI.
"We had a lot of discussions, Ambassador Burnet asked why New Zealand likes to come to Indonesia, especially Papua to cooperate. Because there are cultural similarities between Papua and New Zealand."
"There is an offer of cooperation in the economic sector, they want empowerment for Papuan women in terms of the creative economy. There are also offers for the field of education, but an increase in civil servants' human resources for Masters and Doctoral scholarships. But everything that is cooperated also cannot be separated from the national program planned through Bappenas," he said. ***
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-