JAYAPURA – Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menyebut komoditas kopi memiliki peran dalam menjaga stabilitas inflasi di daerah. Hal ini seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dari sektor kopi di Papua.
Aryoko mengatakan pengembangan kopi tidak hanya berdampak pada petani, tetapi juga memberi kontribusi terhadap perputaran ekonomi secara lebih luas.
“Kopi ini merupakan komoditas yang juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah, bahkan berperan dalam menjaga stabilitas inflasi,” kata Aryoko.
Menurutnya, perputaran ekonomi dari sektor kopi mampu memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, terutama dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga petani.
Selain itu, kopi Papua juga memiliki nilai strategis sebagai komoditas pertanian yang berpotensi dikembangkan ke pasar yang lebih luas.
Aryoko menjelaskan, penguatan sektor kopi akan terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Perputaran ekonomi dari kopi itu sendiri punya dampak yang luar biasa, terutama bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” tambahnya.
Ia menambahkan, pengembangan komoditas unggulan seperti kopi diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekonomi daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Melalui upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Papua berharap sektor kopi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi di wilayah Papua. ***