Beranda Berita Pemerintahan Pemprov Papua Optimalkan Mekanisasi untuk Percepat Tanam dan Panen Padi
Pertanian 129 menit baca

Pemprov Papua Optimalkan Mekanisasi untuk Percepat Tanam dan Panen Padi

Tim Redaksi Pemprov Papua

02 Oct 26 · 278 tayangan
Bagikan:
Pusat Data Terpadu Pemprov Papua

Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat sektor pertanian melalui penerapan mekanisasi guna meningkatkan produktivitas padi dan mempercepat proses pengelolaan lahan dari penanaman hingga panen.

JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat sektor pertanian melalui penerapan mekanisasi guna meningkatkan produktivitas padi dan mempercepat proses pengelolaan lahan dari penanaman hingga panen.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, mekanisasi pertanian menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi sekaligus efisiensi pengelolaan lahan pertanian di Papua.

Hal tersebut disampaikan Fakhiri usai melakukan panen padi di Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis (1/10/2026).

Menurut Fakhiri, produktivitas padi di sejumlah wilayah Papua menunjukkan hasil yang menggembirakan. Rata-rata produksi telah mencapai lebih dari 8 ton per hektare, bahkan hasil produksi di sejumlah lahan di Kabupaten Keerom dilaporkan mencapai 12,8 ton per hektare.

“1 hektare sudah bisa 8 ton. Kami juga di beberapa sawah terakhir di Keerom malah melebih. Provinsi Papua sekarang terdepan, yaitu 12,8 ton,” kata Fakhiri.

Ia menjelaskan, peningkatan produktivitas tersebut didukung penerapan berbagai pola tanam serta pendampingan kepada petani yang dilakukan pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian.

Untuk menjaga peningkatan produksi, Pemprov Papua mendorong mekanisasi diterapkan pada seluruh tahapan pengelolaan pertanian. Mulai dari pembukaan lahan, penanaman, pemupukan hingga proses panen.

Fakhiri menilai penggunaan alat dan mesin pertanian dapat mempercepat proses kerja sekaligus meningkatkan efisiensi waktu. Dengan demikian, lahan yang telah selesai dipanen dapat segera dipersiapkan untuk kembali ditanami.

“Buka sawahnya cepat, tanamnya cepat, pupuknya gampang, kemudian kita bisa panen juga dengan alat,” ujarnya. ***

Tag: Padi

Tentang Penulis

PakChris

Pencarian