JAYAPURA- Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa Kamar Dagang dan Industri (Kadin) merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
“Kadin tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi harus menjadi kekuatan ekonomi yang nyata, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya saat membuka Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-VIII Kadin Papua yang digelar di Kantor Gubernur Papua, Sabtu (11/4).
Menurutnya, Kadin sebagai wadah dunia usaha memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah. Oleh karena itu, Kadin dituntut tidak hanya menjadi prganisasi formal, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang nyata, adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman.
“Sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua, yaitu "Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas. Seiahtera, dan Harmoni (Papua Cerah)", maka arah pembangunan ekonomi harus bertumpu pada penguatan sumber daya manusia,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ronald Antonio atas dedikasi selama memimpin Kadin Papua.
Di bawah kepemimpinannya, Kadin Papua dinilai berhasil memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota serta menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi penguatan ekonomi daerah.
Fakhiri berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian tersebut dengan semangat inovasi dan kolaborasi yang lebih kuat.
“Kadin Papua harus menjadi garda terdepan dalam membangun ekosistem dunia usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis,” tutupnya. ***