Pj. Sekda Papua Tinjau Langsung Stadion Lukas Enembe Pasca Kericuhan Playoff Persipura vs Adhyaksa FC Acting Papua Regional Secretary Inspects Lukas Enembe Stadium Following Riot After Persipura vs Adhyaksa FC Playoff Match
Penjabat Sekretaris Daerah Papua L. Christian Solihait, didampingi Plt Asisten III bersama sejumlah SKPD teknis melakukan peninjauan lapangan pasca kerusuhan usai pertandingan playoff antara Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC yang berlangsung pada Jumat petang, 8 Mei 2026 di Stadion Lukas Enembe, Sport Center Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. (9/5) Acting Regional Secretary of Papua, L. Christian Solihait, accompanied by the Acting Assistant III and several technical regional agencies, conducted a field inspection following the riot after the playoff match between Persipura Jayapura and Adhyaksa FC, which took place on Friday evening, May 8, 2026, at Stadion Lukas Enembe, Sport Center Kampung Harapan, Jayapura Regency. (9/5)
SENTANI— Penjabat Sekretaris Daerah Papua L. Christian Solihait, didampingi Plt Asisten III bersama sejumlah SKPD teknis melakukan peninjauan lapangan pasca kerusuhan usai pertandingan playoff antara Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC yang berlangsung pada Jumat petang, 8 Mei 2026 di Stadion Lukas Enembe, Sport Center Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. (9/5)
Dalam peninjauan tersebut, rombongan menerima laporan lisan dari aparat keamanan terkait sejumlah kerusakan yang terjadi, baik pada kendaraan roda dua maupun roda empat akibat insiden tersebut.
Selain itu, Pj Sekda Papua bersama jajaran juga melihat langsung sejumlah fasilitas stadion yang mengalami kerusakan pada beberapa ruangan dan perangkat pendukung lainnya di kawasan stadion.
Pj Sekda Papua mengarahkan SKPD teknis terkait untuk segera melakukan inventarisasi awal terhadap seluruh kerusakan setelah proses olah TKP oleh aparat keamanan selesai dilaksanakan.
Dalam kesempatan tersebut, juga diarahkan pelaksanaan pembersihan area depan stadion yang sebelumnya telah dibantu aparat TNI dalam upaya penanganan awal lokasi terdampak.
Pj Sekda Papua menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta aparat keamanan guna melakukan penyelesaian secara komprehensif terhadap seluruh dampak yang timbul, sesuai ketentuan dan kemampuan pemerintah daerah.
“Kita mengetahui bersama bahwa Kompleks Kampung Harapan Sport merupakan aset strategis milik Pemerintah Provinsi Papua yang memiliki peran penting bagi pengembangan olahraga di Tanah Papua. Karena itu penanganan harus dilakukan secara baik, terukur, dan bertanggung jawab,” ujar Pj Sekda Papua.
Peninjauan lapangan juga dilakukan terhadap sejumlah kendaraan yang mengalami kerusakan berat dan terbakar akibat kerusuhan tersebut.
Pemerintah Provinsi Papua mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban, serta mendukung upaya pemulihan fasilitas umum agar aktivitas olahraga dan pelayanan masyarakat dapat kembali berjalan normal. ***
SENTANI — Acting Regional Secretary of Papua, L. Christian Solihait, accompanied by the Acting Assistant III and several technical regional agencies, conducted a field inspection following the riot after the playoff match between Persipura Jayapura and Adhyaksa FC, which took place on Friday evening, May 8, 2026, at Stadion Lukas Enembe, Sport Center Kampung Harapan, Jayapura Regency. (9/5)
During the inspection, the delegation received verbal reports from security authorities regarding some damages caused by the incident, including damage to motorcycles and cars.
In addition, the Acting Papua Regional Secretary and his team directly observed several stadium facilities that had been damaged, including a number of rooms and other supporting equipment within the stadium complex.
The Acting Papua Regional Secretary instructed the relevant technical regional agencies to immediately conduct an initial inventory of all damages after the crime scene investigation process by security authorities is completed.
On that occasion, instructions were also given to carry out cleaning efforts in the front area of the stadium, which had previously been assisted by the Indonesian National Armed Forces as part of the initial response to the affected area.
The Acting Papua Regional Secretary stated that the Papua Provincial Government had coordinated with the local government and security authorities to comprehensively address all impacts arising from the incident, in accordance with regulations and the capacity of the regional government.
"We all understand that the Kampung Harapan Sport Complex is a strategic asset owned by the Papua Provincial Government, playing an important role in the development of sports in the Land of Papua. Therefore, the handling of this situation must be carried out properly, carefully, and responsibly," said the Acting Papua Regional Secretary.
The field inspection also included several vehicles that suffered severe damage and were burned during the riot.
The Papua Provincial Government appealed to the public to maintain security and public order and to support efforts to restore public facilities so that sports activities and public services can return to normal operations. ***
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-