Pemprov Papua Sambut Positif Pembangunan Pos Pantau RAPI di Pantai Holtekamp Papua Province Positively Welcomes the Construction of RAPI Monitor Post on Holtekamp Beach
Pemerintah Provinsi Papua menyambut positif pembangunan Pos Pantau Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 27 Provinsi Papua, di Pantai Holtekamp, Kota Jayapura. The Papua Provincial Government positively welcomes the construction of the Indonesian Inter-Population Radio Monitor Post (RAPI) Regional 27 of Papua Province, on Holtekamp Beach, Jayapura City.
JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua menyambut positif pembangunan Pos Pantau Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Daerah 27 Provinsi Papua, di Pantai Holtekamp, Kota Jayapura.
Pembangunan pos pantau tersebut, diyakini mampu menjadi salah satu sistem peringatan dini bagi warga pengunjung dan sekitar Pantai Holtekamp, apabila ada potensi acanaman bencana alam maupun sosial lainnya.
"Pantai Holtekamp ini memiliki pantai dengan pasir putih yang menghadap langsung ke Samudera Pasifik. Sehingga kita sadari adanya potensi bencana yang dapat ditimbulkannya baik secara alami atau pun bencana sosial lainnya."
"Untuk tujuan itulah, saya pikir menara pantau ini dibangun oleh anggota RAPI. Saya menyampaikan ucapan terima kasi kepada semua pengurus dan anggota RAPI Papua atas sumbangsih tenaga dan karya-karyanya," terang Gubernur Papua dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua, Jeri A. Yudianto, pada peresmian Pos Pantau RAPI di Kota Jayapura, Sabtu (2/9/2023).
Gubernur pada kesempatan itu juga mengapresiasi sumbangsih pengabdian dan karya nyata seluruh anggota RAPI untuk masyarakat Papua. Sebab dengan tanpa pamrih membantu masyarakat dan pemerintah di seluruh pelosok wilayah Papua.
Hal bisa dilihat ketika terjadi bencana alam di bagian wilayah Papua, dimana para anggota RAPI kerap ikut ambil bagian dalam penanganannya. Tak sampai memberikan bantuan komunikasi melalui radionya, tetapi juga bahu-membahu membantu masyarakat yang terkena musibah bencana.
"Bahkan pada hari ini kita melihat, Organisasi RAPI di Papua ini bisa mempersembahkan sebuah karya untuk bangsa dan masyarakat di sekitarnya. Sebuah karya yang sederhana dengan membangun pos pantau di Pantai Holtekamp."
"Namun saya melihat ini adalah sebuah wujud kepedulian yang sangat tinggi atas keselamatan jiwa manusia," tandasnya. ***
JAYAPURA - The Papua Provincial Government positively welcomes the construction of the Indonesian Inter-Population Radio Monitor Post (RAPI) Regional 27 of Papua Province, on Holtekamp Beach, Jayapura City.
The construction of the monitoring post is believed will become one of the early warning systems for visitors to and around Holtekamp Beach, if there is a potential for other natural and social disasters.
"Holtekamp has a beach with white sand facing directly to the Pacific Ocean. So that we realize the potential for disasters that can be caused either naturally or other social disasters."
"For that purpose, I think this monitoring tower was built by members of RAPI. I would like to express my gratitude to all administrators and members of RAPI Papua for their energy and work contributions," explained the Governor of Papua in a written speech read by the Head of the Papua Communication and Informatics Service, Jeri A. Yudianto, at the inauguration of the RAPI Monitor Post in Jayapura City, Saturday (2/9/2023).
The Governor on that occasion also appreciated the contribution of service and real work of all RAPI members for the people of Papua. Because of selflessly helping the community and government in all corners of the Papua region.
This can be seen when there is a natural disaster in part of Papua, where RAPI members often take part in handling it. Not only to provide communication assistance through radio but also shoulder-to-shoulder to help people affected by disasters.
"Even today we see, the RAPI Organization in Papua can present work for the nation and the surrounding community. It's simple work to build a lookout post on Holtekamp Beach."
"I see this as a manifestation of very high concern for the safety of human souls," he said. ***
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-