TPAKD Papua Perkuat Akses Keuangan, UMKM Jadi Fokus Utama Regional Financial Access Acceleration Team of Papua Strengthens Financial Access, MSMEs Become Main Focus
Pemerintah Provinsi Papua memperkuat strategi memperluas akses keuangan masyarakat melalui Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Kantor Gubernur Papua. The Papua Provincial Government is strengthening its strategy to expand public access to financial services through a Plenary Meeting of the Regional Financial Access Acceleration Team, held at the Papua Governor’s Office.
JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua memperkuat strategi memperluas akses keuangan masyarakat melalui Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Kantor Gubernur Papua.
Forum tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyatukan program bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat perekonomian daerah berbasis potensi lokal.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, mengatakan TPAKD memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Menurutnya, perluasan akses keuangan terutama diarahkan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin mudah memperoleh layanan pembiayaan dari lembaga keuangan.
“Bagi daerah, akses keuangan sangat penting karena berkaitan dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Dampaknya juga langsung terhadap pengembangan ekonomi daerah, terutama bagaimana UMKM bisa terhubung dengan layanan perbankan,” kata Andry.
Andry menjelaskan, semakin banyak sektor usaha yang memperoleh akses pembiayaan, semakin besar pula peluang berkembangnya aktivitas ekonomi di kabupaten dan kota.
Pertumbuhan tersebut, kata dia, pada akhirnya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Ketika sektor-sektor ekonomi tumbuh, maka itu menjadi potensi PAD bagi daerah,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan akses pembiayaan, tetapi juga memastikan sektor-sektor potensial di Papua memiliki ekosistem keuangan yang mendukung perkembangan usaha. ***
JAYAPURA – The Papua Provincial Government is strengthening its strategy to expand public access to financial services through a Plenary Meeting of the Regional Financial Access Acceleration Team, held at the Papua Governor’s Office.
The forum was part of the regional government’s efforts to align programs with the Financial Services Authority, Bank Indonesia, banks, and other stakeholders to strengthen the regional economy based on local potential.
Head of the Bureau of Economic Affairs and Development Administration of the Papua Provincial Secretariat, Andry, said the Regional Financial Access Acceleration Team plays a strategic role in improving financial literacy and financial inclusion among the public.
According to him, expanding financial access is primarily aimed at micro, small, and medium enterprises (MSMEs), making it easier for business owners to obtain financing services from financial institutions.
“For the region, financial access is very important because it is closely related to improving public financial literacy. It also has a direct impact on regional economic development, particularly in ensuring that MSMEs can connect with banking services,” Andry said.
Andry explained that the more business sectors gain access to financing, the greater the opportunity for economic activity to grow across regencies and cities.
Such growth, he said, could ultimately contribute to increasing Local Own-Source Revenue.
“When economic sectors grow, they become a potential source of Local Own-Source Revenue for the region,” he said.
Therefore, the government is not only encouraging greater access to financing but also ensuring that potential sectors in Papua have a supportive financial ecosystem to facilitate business development. ***
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-