Pemprov Papua Imbau Warga tak Terlibat Judi Online Papua Provincial Government Urges Residents Not to Get Involved in Online Gambling
Pemerintah Provinsi Papua mengimbau warganya untuk tidak terlibat judi online karena hanya akan merugikan dirinya sendiri bahkan keluarga. Sementara bagi yang sudah terlibat agar segera berhenti. The Papua Provincial Government appeals to citizens not to get involved in online gambling because it will harm themselves and even their families. Meanwhile, for those who are already involved, stop immediately.
JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua mengimbau warganya untuk tidak terlibat judi online karena hanya akan merugikan dirinya sendiri bahkan keluarga. Sementara bagi yang sudah terlibat agar segera berhenti.
"Penggunaan teknologi dalam judi online tidak menjamin kemenangan.”
“Barang itu (judi online/red) sudah diatur dengan algoritma yang membuat pemain cenderung kalah secara berulang-ulang," terang Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Yudianto di Jayapura, Rabu (26/6/2024).
Menurutnya, judi online tidak seharusnya dijadikan sebagai solusi untuk mengubah nasib. Sebaliknya, hal itu hanya menyebabkan dampak fatal seperti kecanduan, kehilangan pekerjaan, kerusakan dalam keluarga, dan bahkan sanksi hukum.
"Keterlibatan dalam judi online dapat melemahkan ekonomi masyarakat karena berdampak pada keretakan rumah tangga dan peningkatan perceraian. Selain itu, dapat mengakibatkan masalah sosial yang lebih besar," kata dia.
Data Kemenkopolhukam menunjukan adanya keterlibatan usia produktif dari 10-20 tahun sebesar 44 ribu orang dalam judi online. Sementara keterlibatan usia 21-30 tahun sebesar 13 persen.
"Ini artinya judi online tidak memandang usia, melibatkan berbagai kalangan dari usia 10 tahun hingga 50 tahun ke atas. Terutama 80 persen berasal dari kalangan menengah ke bawah," ujarnya.
Ia menambahkan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya pemberantasan judi online yang dilakukan pemerintah lebih optimal.
Pemerintah Provinsi Papua pun mengharapkan warga melaporkan alamat situs atau iklan judi yang ditemui saat menggunakan media sosial. Laporan bisa ditujukan ke Diskominfo Papua atau pihak terkait lainnya.
"Pemerintah juga telah membentuk Satuan Tugas sebagai upaya mengendalikan dan memberantas Judi Online. Kolaborasi lintas sektor juga dilakukan pemerintah untuk meningkatkan edukasi terkait dampak buruk judi online," tandasnya. ***
JAYAPURA - The Papua Provincial Government appeals to citizens not to get involved in online gambling because it will harm themselves and even their families. Meanwhile, for those who are already involved, stop immediately.
"The use of technology in online gambling does not guarantee winning."
"It (online gambling/red) has been regulated with an algorithm that makes players tend to lose repeatedly," explained the Head of the Papua Communication and Informatics Service, Jeri Yudianto in Jayapura, Wednesday (26/6/2024).
According to him, online gambling should not be used as a solution to change fate. Instead, it only causes fatal repercussions such as addiction, job loss, damage to the family, and even legal sanctions.
"Involvement in online gambling can weaken the community's economy because it has an impact on family rifts and an increase in divorce. In addition, it can result in greater social problems," he said.
Data from the Coordinating Ministry of Politics and Legal Affairs shows the involvement of 44 thousand people from 10-20 years old in online gambling. Meanwhile, the involvement of 21-30 years old is 13 percent.
"This means that online gambling does not look at age, involving various groups from the age of 10 to 50 years and above. Especially 80 percent come from the lower middle class," he said.
He added that community participation is needed so that the government's efforts to eradicate online gambling are more optimal.
The Papua Provincial Government also expects residents to report the address of gambling sites or advertisements encountered while using social media. Reports can be addressed to the Papua Communication and Informatics Service or other related parties.
"The government has also formed a Task Force to control and eradicate Online Gambling. Cross-sector collaboration is also carried out by the government to increase education related to the adverse impact of online gambling," he said. ***
Tentang Penulis
Tim Redaksi Pemprov Papua
-