JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua meminta aparat keamanan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan pengawasan perlu dilakukan agar tidak terjadi praktik penimbunan yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.
“Tidak boleh ada penumpukan yang mempengaruhi fluktuasi harga bahan pokok di pasar,” ujar Fakhiri di Jayapura, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, momentum Ramadan dan Idulfitri sering dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mencari keuntungan melalui praktik penimbunan barang. Karena itu pemerintah meminta aparat keamanan mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran.
“Kalau ada yang berusaha mengambil keuntungan dengan cara seperti itu tentu akan mempengaruhi pasar. Kami minta aparat keamanan bertindak tegas,” katanya.
Pemerintah Provinsi Papua terus memantau perkembangan distribusi dan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Pengawasan dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang stabil di pasaran.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap aktivitas ekonomi menjelang Lebaran dapat berjalan lancar tanpa gangguan pasokan pangan di wilayah Papua. ***