JAKARTA - Rencana pengembangan transportasi kereta api di Papua diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan kereta api nantinya dirancang tidak hanya sebagai sarana transportasi penumpang, tetapi juga mendukung angkutan logistik.
“Kereta api ke depan tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk mobilisasi barang,” katanya.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasydin, menilai pengembangan transportasi kereta api di Papua berpotensi membuka akses baru serta memperlancar distribusi barang dan jasa.
“Dari sisi ekonomi, ini akan membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Pemerintah berharap pengembangan ini dapat memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua. ***