522 Bhabinkamtibmas dan Babinsa Diterjunkan Kawal Dana Desa

Sebanyak 522 personel TNI/Polri yang terdiri dari 150 Babinsa (bintara pembina desa) dan 372 Bhabinkamtibmas (bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat), segera diterjunkan ke empat kabupaten dan kota untuk mengawasi pengelolaan serta pemanfaatan dana desa di Bumi Cenderawasih.

Keempat wilayah pilot project atau proyek percontohan tersebut, yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom serta Sarmi.

“Sementara empat wilayah ini kita jadikan pilot project dulu, nanti para Kapolres-nya dengan Kasat Binmas, menindaklanjuti pertemuan hari ini dengan melakukan perencanaan kegiatan yang sama di wilayahnya masing-masing,” terang kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar disela-sela pembekalan Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam mengawal dana desa di Papua, Rabu (13/9), di Jayapura.

Kapolda berharap pilot project ini menjadi langkah awal untuk melaksanakan pengawasan dana desa di seluruh kampung yang ada di Papua.

“Sebab memang belum bisa semua dilakukan oleh kami dari TNI dan Polri, sebab ini ada kaitan dengan faktor geografis. Kemudian sarana dan prasarana”.

“Yang jelas nanti bagi mereka yang wilayah selatan, untuk langkah berikutnya bisa kita bikin di Merauke. Kemudian menjangkau wilayah Boven Digoel dan Mappi. Selanjutnya, Nabire lalu wilayah sekitarnya hingga menjangkau seluruh Papua,” terang dia.

Kapolda mengakui jumlah personel TNI dan Polri yang diturunkan untuk melakukan pengawalan dana desa masih belum berimbang. Sebab semestinya satu desa dikawal masing-masing seorang Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

“Hanya untuk langkah awal satu babinkhamtibmas diupayakan mengcover kurang lebih tiga bahkan empat kampung bertetangga. Yang peting ada upaya dulu daripada tidak dilakukan,” terangnya.

Sementara Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit menuturkan hal senada. Ia berharap tenaga Babinsa yang diturunkan, mampu efektif bersinergi dengan Bhabinkamtibmas maupun aparat kampung dalam mengawal dana desa tersebut untuk kepentingan masyarakat.

“Tentunya ada hambatan tapi dengan kerja sama maupun koordinasi dan sinergitas antara Babinsa dan Babinkhamtibmas dengan kepala desa, saya yakin program yang sudah dibuat dalam rangka pengawalan penggunaan dana desa akan berjalan dengan baik”.

“Kita tentu harapkan ada hasil yang maksimal untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” harap dia.