Dilantik Sebagai Bupati Keerom, Markum Diminta Berantas Miras

Wakil Bupati Keerom, M. Markum resmi dilantik sebagai bupati oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, Selasa (20/2) pagi, di Gedung Negara Dok V Atas, Jayapura. Pelantikan M. Markum menggantikan kepala pemerintahan sebelumnya, almarhum Celcius Watae.

Usai melantik Wagub berpesan agar Bupati Markum mendukung penuh Perdasi Nomor 15 Tahun 2013 tentang pelarangan produksi, pengedaran dan penjualan minuman keras. Bupati juga diimbau segera membentuk tim pengawasan gabungan tetap, di pintu-pintu masuk kabupaten tersebut.

“Hal ini bertujuan untuk memproteksi rakyat Papua dan lebih khusus masyarakat Keerom dari peredaran dan efek negatif miras,” kata dia.

Wagub juga berharap Bupati Markum mendukung iven Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 dimana Papua bakal menjadi tuan rumah.

“Harapan saya tentu agar Kabupaten Keerom sebagai daerah penyangga penyelenggaraan di wilayah adat Mamta, mampu mendukung dengan mempersiapkan atlet guna menyukseskan iven empat tahunan itu,” harapnya.

Wagub Tinal menambahkan, dalam konteks Pembangunan Papua, Kabupaten Keerom sangat strategis karena berada di kawasan Mamta. Oleh karena itu, Bupati diminta bersinergi dengan semua stakeholder yang ada Kabupaten Keerom. Sehingga dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di Keerom.

“Karena itu, saya percaya dengan kerja keras bupati yang baru dilantik, pastinya akan mampu mewujudkan masyarakat kabupaten keerom yang Bangkit, Mandiri dan Sejahtera,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Bupati Markum akan menjabat sampai dengan 2021. Muh. Markum sebelumnya menjabat wakil bupati periode 2016 – 2021.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung Negara Dok V atas, kemarin, dihadiri Forkompinda Provinsi Papua,. Tururt hadir, Forkompinda Kabupaten Keerom, OPD serta Anggota DPRD Keerom.

Mengakhiri sambutannya, Wagub menyampaikan terima kasih kepada Kapolres, Dandim, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Tokoh  Perumpuan yang telah memberikan kontribusi positif kepada pemerintah, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan keamanan di kabupaten itu dapat berjalan dengan baik.

Dia juga mengapresiasi dan mengucapkan penghargaan atas jasa-jasa bupati sebelumnya, karena telah mengabdikan hidupnya bagi masyarakat Keerom di periode yang kedua.