Gubernur Papua Lukas Enembe
menginstruksikan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan
pemerintah provinsi agar memprogramkan seluruh kegiatan yang berujung pada
suksesi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.
Dirinya minta seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk tak
lagi datang ke kantor bermalas-malasan, tetapi berpikir dan bertindak untuk
PON.
“PON ini harga diri dan martabat orang Papua yang
dipertaruhkan. Makanya, jangan ada lagi ASN yang datang ke kantor kemudian
diam, duduk dan pulang. Tapi semua bekerja karena waktu semakin singkat,”
terang dia saat mencanangkan hitung mundur 730 hari menuju PON XX 2020 di
Papua, Senin lalu.
Dalam acara yang juga bertepatan dengan Hari Olahraha
Nasional (Haornas) ke 35, dia mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk
bersama-sama mensukseskan PON XX. Sebab pekerjaan persiapan PON saat ini sudah
mulai berjalan.
“Makanya, sekarang itu mari mulai berpikir bagaimana
sukseskan PON dan bekerja untuk PON. Semua kegiatan harus dikaitkan dengan PON
dan berbicara PON. Jangan berbicara yang lain,” tegasnya.
Ditambahkan, hitungan mundur 730 hari kedepan menandakan
waktu dimulainya PON XX tahun 2020 di Papua. Pencanangan ini juga dimulainya dengan
pembangunan sejumlah pembangunan venue, seperti Lapangan Futsal di Timika,
Lapangan Volly Pasir dan Volly Indoor di Koya Koso, Kota Jayapura.
Selanjutnya, pembangunan GOR Rindam di Rindam XVII/Cenderawasih di Sentani, Lapangan
Tembak di Doyo, Sentani, Soft Ball dan Base Ball di Dinas Otonom Kotaraja.
“Ada pula pembangunan GOR Otonom di Kantor Otonom Kotaraja
dan Lapangan Tenis di Kompleks Kantor Wali Kota Jayapura. Semua ini diharapkan
bisa selesai tepat waktu sehingga pelaksanaan PON bisa berjalan sesuai
harapan,” tuntasnya.