JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua menempatkan Bank Papua sebagai instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penguatan fungsi pengawasan menjadi perhatian seiring penataan manajemen dan struktur kelembagaan bank.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai peran komisaris menjadi kunci dalam menjaga arah bisnis bank tetap sehat dan selaras dengan kebutuhan pembangunan.
“Fungsi pengawasan harus dijalankan secara profesional dan berorientasi pada pembangunan daerah,” ujar Fakhiri.
Ia mengingatkan koordinasi antara komisaris dan direksi harus berjalan efektif agar pengambilan kebijakan tidak melenceng dari tujuan utama, yakni memperkuat kontribusi bank bagi masyarakat.
Menurutnya, Bank Papua memiliki posisi strategis karena terhubung langsung dengan pembiayaan sektor-sektor produktif di daerah.
“Bank Papua harus semakin kuat dan mampu memberi kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Papua,” katanya.
Penegasan tersebut disampaikan usai pelantikan Alibaham Temongmere sebagai Komisaris Non Independen PT Bank Pembangunan Daerah Papua dalam RUPS Luar Biasa di Jayapura. ***