JAYAPURA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, memberikan apresiasi kepada Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, atas komitmennya dalam memajukan dunia olahraga di Provinsi Papua.
Dukungan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan prestasi atlet daerah, khususnya di cabang sepak bola.
Erick Thohir menyoroti perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua dibawah kepemimpinan Gubernur Fakhiri terhadap pengembangan sepak bola melalui penyelenggaraan berbagai turnamen lokal.
"Turnamen Piala Bupati, Walikota dan turnamen Gubernur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan bagi talenta-talenta muda Papua yang nantinya dipersiapkan untuk tampil di ajang bergengsi seperti Piala Presiden," ujar Erick Thohir di kediaman pribadinya, Minggu (12/4/2026) sore.
Kata Erick, Papua selama ini telah dikenal sebagai salah satu lumbung atlet nasional, terutama di cabang sepak bola.
"Banyak pemain berbakat asal Papua yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan memperkuat tim nasional maupun klub-klub profesional di Tanah Air," bebernya.
Ia berharap upaya yang telah dilakukan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Papua untuk terus menjaga citra positif daerah tersebut sebagai pusat lahirnya atlet-atlet unggul Indonesia.
“Papua memiliki potensi luar biasa di dunia olahraga. Kita harus terus menjaga dan mengembangkannya agar semakin banyak atlet terbaik Indonesia lahir dari sini, khususnya di cabang sepak bola,” ujar Erick.
Dengan komitmen yang berkelanjutan, Papua diharapkan tetap menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan olahraga nasional serta menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi atlet muda.
Sementara itu, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menyampaikan bahwa pertemuannya dengan Menteri Pemuda dan Olahraga merupakan langkah strategis untuk mendapatkan arahan serta dukungan dari pemerintah pusat dalam pengembangan olahraga di wilayahnya.
Fakhiri menegaskan komitmennya untuk mengembalikan Papua sebagai daerah yang dikenal luas sebagai penghasil atlet berprestasi, seperti pada masa kejayaan sebelumnya.
"Era tahun 70 an hingga 90an Papua punya banyak atlet berprestasi bukan hanya dibidang sepakbola saja, dan ini menjadi komitmen kami dalam mengembalikan citra itu," tegasnya.
Ia juga menyinggung semangat yang pernah dibangun oleh almarhum Gubernur Lukas Enembe dalam memajukan olahraga di Papua.
"Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pembangunan sektor olahraga di Papua dapat berjalan lebih optimal dan mampu melahirkan generasi atlet unggulan yang mengharumkan nama bangsa," tegas Gubernur Fakhiri.
Yang terpenting, kata Fakhiri, dalam memajukan dunia olahraga di Provinsi Papua, tidak perlu ada campur tangan bisnis apalagi politik karena hal itu akan sia-sia.
"Didalam struktur dunia Olahraga didalamnya harus orang ada yang betul dan paham bukan asal-asalan termasuk struktur KONI, dengan demikian Papua akan berjaya kembali seperti eranya dikenal sebagai Gudang para atlet berprestasi," tutup gubernur. ***