Penghapusan Denda PKB dan BBN-KB Berakhir 17 November

Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Papua menyampaikan rencana penghapusan dendan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor BBN-KB)  pada 17 November 2017 mendatang.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Papua Gerzon Jitmau mengatakan masih ada tiga hari efektif untuk masyarakat dapat memanfaatkan pembayaran PKB dan BBN-KB dengan pembebasan biaya denda.

Sebab pada 18 November, pemberlakuan pembebasan denda PKB dan BBN-KB sudah habis.

“Makanya, saya imbau kepada masyarakat untuk segera membayar pajak kendaraan bermotor. Karena bagi yang memiliki denda hilangkan biaya itu. Sehingga cukup hanya membayar pokok pajaknya saja”.

“Saya harap kesempatan tiga hari ini dimanfaatkan oleh masyaraat. Sekali lagi jangan tunda-tunda dan segera bayar pajak,” imbau dia di Jayapura, Selasa (14/11).

Pada kesempatan itu, Gerzon optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2017 akan over target, pada beberapa jenis penerimaan pajak. Ia bahkan menyebut pada tiga jenis pajak, sudah mulai menunjukan penerimaan yang melebihi target.

“Seperti pada pajak kendaraan bermotor kita mulai over karena adanya pemberlakuan penghapusan denda. Kemudian pajak bahan makar dan rokok bagi hasil dari pemerintah pusat. Sebenarnya tiga penerimaan ini sudah mencapai 100 persen,” terangnya.

Dia menambahkan, sebenarnya ada lima pokok jenis penerimaan pajak daerah yang menjadi target penerimaan terbesar untuk Provinsi Papua. Sehingga bila tiga jenis penerimaan sudah over target, dia meyakini target PAD Papua 2017 yang mencapai Rp1 triliun lebih, akan bisa dicapai.

“Yang pasti realisasi beberapa penerimaan jenis pajak sudah mencapai 100 persen dari target PAD tahun 2017. Makanya, kita optimis target secara keseluruhan pada tahun ini bisa tercapai. Apalagi kita masih punya waktu satu bulan untuk mengejar target itu,” tuntasnya.