JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menegaskan pentingnya penguatan sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah melalui peran Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KEPP Otsus) Papua. Penegasan ini mengemuka dalam pertemuan Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen dengan jajaran KEPP Otsus Papua di Jayapura, Rabu (4/2/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur tersebut dihadiri anggota KEPP Otsus Papua Ignatius Yogo Triyono, Billy Mambrasar, dan Yanni. Turut mendampingi Wakil Gubernur, Penjabat Sekda Papua Christian Sohilait serta Kepala Bapperida Papua Muflih Musaad.
Wakil Gubernur Aryoko menyampaikan, KEPP Otsus memiliki posisi strategis sebagai penghubung langsung pemerintah daerah dengan Presiden RI. Peran ini dinilai penting untuk memastikan arah pembangunan Papua lima tahun ke depan sejalan dengan kebijakan nasional.
“KEPP Otsus menjadi jalur koordinasi yang lebih cepat dan efektif untuk menyampaikan kebutuhan daerah, terutama dalam mendukung program prioritas pembangunan Papua,” ujar Aryoko.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula arahan Presiden RI saat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, khususnya percepatan pembangunan di sektor ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta program strategis lainnya. Seluruh agenda pembangunan tersebut diharapkan terintegrasi mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten dan kota.
Aryoko juga menyoroti tantangan fiskal daerah yang belum sepenuhnya seimbang dengan kebutuhan pelayanan publik dan pembangunan. Kondisi ini, menurutnya, memerlukan dukungan kebijakan dan perhatian lebih dari pemerintah pusat melalui mekanisme Otonomi Khusus.
Pemerintah Provinsi Papua berharap komunikasi dan koordinasi dengan KEPP Otsus Papua dapat terus diperkuat agar aspirasi daerah dapat diperjuangkan secara lebih efektif di tingkat nasional. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pembangunan Papua yang merata dan berkelanjutan. ***