JAYAPURA - Mewakili Gubernur Papua, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Suzana Wanggai, membuka secara resmi Rapat Monitoring Meja Pengendalian Program, Kegiatan, dan Sub Kegiatan APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Bapperida Provinsi Papua. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi strategis untuk memastikan pelaksanaan pembangunan daerah berjalan sesuai target, tepat waktu, dan akuntabel. (8/7)
Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua yang dibacakan oleh Asisten III, ditegaskan bahwa Monitoring Meja merupakan instrumen penting dalam sistem pengendalian pembangunan daerah untuk memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai rencana, mencapai sasaran kinerja, serta memanfaatkan anggaran secara efektif dan efisien.
"Saya meminta seluruh Kepala OPD agar menjadikan Monitoring Meja sebagai momentum mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran. Dengan waktu pelaksanaan APBD yang semakin terbatas, setiap kendala harus segera dilaporkan dan diselesaikan agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal," ujar Suzana Wanggai saat membacakan sambutan Gubernur Papua.
Ia, juga menekankan pentingnya penyampaian laporan realisasi fisik dan keuangan secara tepat waktu melalui aplikasi TP2K Rev yang telah terintegrasi dengan SIPD RI, sehingga proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berbasis data.
Sementara itu, Kepala Sub Bidang Monitoring Informasi Pembangunan Bapperida Provinsi Papua, Simon Kaigere selaku panitia penyelenggara menyampaikan bahwa pelaksanaan Monitoring Meja bertujuan untuk mengukur capaian realisasi fisik dan keuangan setiap perangkat daerah, mengidentifikasi kendala pelaksanaan program, serta memberikan langkah-langkah percepatan melalui mekanisme early warning agar target pembangunan tetap tercapai.
"Monitoring Meja bukan sekadar mengevaluasi capaian, tetapi menjadi ruang koordinasi untuk menemukan solusi atas berbagai kendala pelaksanaan program. Dengan sinergi seluruh OPD, kami optimistis kualitas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 akan semakin baik," ujar, Simon
Rapat Monitoring Meja diikuti oleh 41 Organisasi Perangkat Daerah yang terdiri atas dinas, badan, biro, rumah sakit, inspektorat, dan sekretariat di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh perangkat daerah semakin meningkatkan kualitas pelaporan, mempercepat pelaksanaan program, serta memperkuat akuntabilitas guna mewujudkan pembangunan yang mendukung visi Papua Cerah (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni). ***