JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mematangkan langkah bersama menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan. Koordinasi dilakukan bersama Forkopimda setelah BMKG memaparkan potensi kondisi kering hingga November 2026.
Gubernur Papua Matius Fakhiri mengatakan langkah pencegahan perlu dilakukan sejak awal untuk mengantisipasi munculnya titik api. Pemerintah kabupaten dan kota juga diminta memperkuat koordinasi bersama Forkopimda di wilayah masing-masing.
“Kita harus dari sekarang mengambil langkah cepat dan kolaborasi,” kata Fakhiri usai rapat koordinasi di Jayapura, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, kondisi angin dapat mempercepat penyebaran api ketika terjadi kebakaran. Penanganan sejak munculnya titik api diperlukan agar kebakaran tidak meluas.
Fakhiri mengatakan kesiapan TNI dan Polri menjadi bagian dari dukungan penanganan apabila kebakaran meluas. Personel dapat dikerahkan untuk membantu pemerintah menangani kondisi di lapangan.
“Prajurit TNI-Polri sangat siap untuk digerakkan apabila sudah menyebar luas,” ujarnya. “Prajurit bisa kita tempatkan di garis depan membantu pemerintah mengatasi kebakaran.”
Selain personel, sarana water cannon TNI dan Polri dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Kendaraan tersebut dapat membantu distribusi air saat kekeringan maupun mendukung penyemprotan area yang terbakar.
“Apabila terjadi kekeringan, masyarakat butuh air, bisa dipakai juga water cannon,” kata Fakhiri. “Apabila butuh menyemprot lahan terbakar, ada juga mobil water cannon.”
Fakhiri meminta koordinasi penanganan diteruskan hingga tingkat kabupaten dan kota. Arahan pimpinan TNI dan Polri di tingkat provinsi diharapkan diteruskan kepada jajaran di daerah.
Ia juga mengingatkan masyarakat dan pelaku usaha tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan tersebut diperlukan karena periode kondisi panas dan potensi kebakaran diperkirakan berlangsung hingga November.
“Panas ini sampai November dan potensi kebakaran sangat besar,” ujarnya. “Karena itu, kita harus melakukan langkah pencegahan sejak sekarang.”