JAYAPURA — Kementerian Luar Negeri RI mendorong Papua menjadi bagian dari kekuatan soft power diplomasi Indonesia, khususnya dalam memperkuat hubungan dengan negara-negara kawasan Pasifik. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Heru Subolo, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, saat bertemu jajaran Pemerintah Provinsi Papua. [24/8]
Menurutnya, potensi Papua di bidang budaya, pendidikan, kesehatan, ekonomi, riset, olahraga dan berbagai potensi daerah lainnya perlu diperkuat melalui informasi, publikasi dan promosi ke luar negeri untuk membangun narasi positif serta meningkatkan citra Indonesia di mata internasional. “Potensi yang ada di daerah perlu kita dorong menjadi bagian dari diplomasi publik Indonesia,” ujarnya.
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kementerian Luar Negeri sekaligus menjelaskan kekhususan geografis dan kultur Papua, terutama di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini.
Menurutnya, kedekatan sosial dan budaya masyarakat di kedua negara merupakan modal penting untuk memperkuat hubungan antar masyarakat. “Kami telah menggagas sejumlah kegiatan di kawasan perbatasan untuk mempererat persaudaraan dua negara, sehingga perbatasan tidak hanya menjadi batas wilayah, tetapi juga ruang untuk membangun kerja sama dan persahabatan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Laorens Wantik mendorong agar Papua dapat dikembangkan sebagai hub diplomasi Indonesia melalui olahraga dan pariwisata bagi negara-negara Pasifik. Menurutnya, posisi geografis, potensi venue olahraga bertaraf internasional, kekayaan budaya dan destinasi wisata Papua dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antar masyarakat sekaligus membuka ruang promosi Indonesia di kawasan Pasifik. “Kami berharap Papua dapat menjadi hub diplomasi melalui olahraga dan pariwisata, sehingga interaksi dengan negara-negara Pasifik semakin kuat dan potensi Papua semakin dikenal di tingkat internasional,” ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Acep Somantri, Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Hubungan Kelembagaan, dan Hendra Oktavianus, Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam membangun diplomasi publik, memperluas promosi potensi Papua, serta memperkuat peran Papua sebagai salah satu pintu diplomasi Indonesia di kawasan Pasifik. ***