JAYAPURA – Gubernur Papua Matius Fakhiri meminta pengurus baru PT Jamkrida Papua (Perseroda) segera melakukan pembenahan pada 100 hari pertama. Pembenahan diarahkan pada kondisi keuangan, portofolio penjaminan, manajemen risiko, kepatuhan, dan efisiensi biaya.
Arahan tersebut disampaikan Fakhiri saat melantik Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamkrida Papua di Gedung Negara, Senin (7/9/2026). Pelantikan dilakukan setelah RUPS Luar Biasa Jamkrida Papua pada hari yang sama.
Fakhiri mengatakan evaluasi menyeluruh diperlukan untuk mengetahui kondisi perusahaan sekaligus menentukan langkah perbaikan. Pengurus baru diminta menjalankan perusahaan secara profesional, sehat, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.
“Dalam 100 hari pertama, saya minta dilakukan evaluasi keuangan, portofolio penjaminan, penguatan risiko, kepatuhan, serta efisiensi biaya,” kata Fakhiri.
Menurut Fakhiri, Jamkrida Papua memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, modal yang diberikan pemerintah daerah harus dikelola untuk menghasilkan manfaat ekonomi.
Fakhiri juga meminta pengurus menyusun strategi peningkatan laba dan kontribusi kepada daerah. Perkembangan kinerja perusahaan selanjutnya harus dilaporkan secara berkala kepada pemegang saham.
“Saya sangat harap peningkatan laba dan kontribusi kepada daerah ini harus bisa betul-betul kita berikan yang terbaik,” ujarnya.
Ia mengingatkan pengurus baru agar menjadikan hasil kerja sebagai ukuran keberhasilan selama menjalankan amanah. Target perusahaan juga harus dicapai melalui disiplin dan integritas dalam pengelolaan BUMD.
“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan lamanya menjabat, tetapi apa yang dihasilkan,” kata Fakhiri.
Dalam RUPS Luar Biasa, Jongki Latupeirissa ditetapkan sebagai Komisaris Utama dan Hironimus Hilapok sebagai Direktur Utama untuk periode 2026–2031. RUPS juga menetapkan Nazaruddin sebagai Direktur Operasional dan Fransisko sebagai Direktur Keuangan untuk periode yang sama.
Fransisko sebelumnya menjabat sebagai Komisaris sebelum ditetapkan sebagai Direktur Keuangan. Fakhiri berharap jajaran baru segera menerjemahkan mandat tersebut ke dalam perbaikan kinerja dan kontribusi Jamkrida Papua bagi daerah. ***